Ponticity post author Kiwi 09 Oktober 2026

Back to Champion 2026 Menggebrak GOR Ayani Pontianak, Daud “The Boxing Senator” Yordan Bidik Jalan Menuju Manny Pacquiao dengan Mengguncang Ring Tinju Kalbar

Photo of Back to Champion 2026 Menggebrak GOR Ayani Pontianak, Daud “The Boxing Senator” Yordan Bidik Jalan Menuju Manny Pacquiao dengan Mengguncang Ring Tinju Kalbar

PONTIANAK, SP - Setelah melewati persiapan panjang dan serangkaian latihan intensif, petinju kebanggaan Indonesia, Daud “The Boxing Senator” Yordan, bersiap kembali naik ring di hadapan publik Kalimantan Barat (Kalbar).

Pertarungan bertajuk Back to Champion 2026 menjadi momentum penting bagi Daud untuk membuktikan bahwa semangat bertarungnya belum padam sekaligus membuka jalan menuju ambisi besar menghadapi legenda tinju dunia, Manny Pacquiao, pada 2027.

Laga yang dipromotori Daud Yordan melalui Daud Yordan Promotions tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu (10/10/2026) di GOR Terpadu Ayani, Pontianak.

Rangkaian pertandingan dimulai pukul 15.00 WIB dengan sejumlah partai pembuka, sedangkan pertandingan utama yang mempertemukan Daud Yordan dengan petinju Filipina, Ador Torres, diperkirakan berlangsung setelah pukul 21.00 WIB.

Pertarungan ini menjadi perhatian tersendiri karena Daud akan menghadapi lawan dari Filipina dalam duel kelas menengah yunior atau super welterweight. Kedua petinju dijadwalkan bertarung selama delapan ronde untuk memperebutkan sabuk ABF Diamond, berdasarkan susunan pertandingan yang diumumkan penyelenggara.

Bagi Daud, pertarungan di Pontianak bukan sekadar kesempatan menambah catatan kemenangan. Laga ini menjadi bagian dari perjalanan untuk kembali menegaskan eksistensinya di panggung tinju profesional sekaligus mempersiapkan langkah menuju pertarungan yang lebih besar pada tahun mendatang.

“Bagi saya, Back to Champion 2026 bukan sekadar pertandingan untuk kembali naik ring. Ini adalah bagian dari perjalanan untuk membuktikan bahwa saya masih memiliki semangat, kemampuan, dan tekad untuk bersaing di level internasional. Saya ingin memberikan pertandingan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat dan seluruh pencinta tinju Indonesia,” ujar Daud.

Matangkan Strategi Hadapi Petinju Filipina

Menjelang pertandingan, Daud menjalani persiapan intensif, termasuk sesi latihan tanding atau sparring bersama sejumlah petinju, di antaranya tim Satria Anak Melayu. Selain menjaga kondisi fisik, persiapan juga difokuskan pada pematangan strategi untuk menghadapi karakter bertarung Ador Torres.

Bertanding di hadapan publik Pontianak menjadi motivasi tersendiri bagi Daud. Kalimantan Barat memiliki tempat penting dalam perjalanan kariernya, sehingga kesempatan tampil di daerah sendiri diharapkan menjadi energi tambahan untuk memberikan penampilan maksimal.
“Saya sudah mempersiapkan diri dengan serius. Dalam tinju profesional, setiap lawan memiliki karakter dan kekuatan berbeda. Karena itu, persiapan bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagaimana membaca permainan lawan, menjaga konsentrasi, dan menjalankan strategi dengan disiplin selama pertandingan,” katanya.

Meski demikian, Daud menyadari bahwa pertarungan tidak bisa dimenangkan hanya dengan modal pengalaman. Kesiapan mental, ketepatan mengambil keputusan di atas ring, serta kemampuan beradaptasi terhadap strategi lawan akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Duel melawan Torres pun dipandang sebagai ujian yang harus dilewati dengan fokus penuh. Daud ingin memastikan setiap tahapan menuju target berikutnya dibangun melalui penampilan yang meyakinkan di atas ring.

12 Partai Tambahan

Ajang Back to Champion 2026 juga menghadirkan rangkaian pertandingan tambahan yang mempertemukan petinju Indonesia dengan lawan dari berbagai daerah maupun negara lain.

Kehadiran sejumlah nama yang telah berpengalaman di ring profesional diharapkan memberikan tontonan menarik bagi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi petinju untuk mengembangkan kariernya.

Salah satu partai yang dinantikan adalah duel Ongen Saknosiwi melawan petinju Thailand, Datcharawut Poglo, di kelas ringan yunior selama delapan ronde. Sementara itu, Leonardo Yordan akan berhadapan dengan Chakkit Rachakhot dari Thailand dalam pertarungan kelas welter yunior selama enam ronde.

Petinju Hebi Marapu dijadwalkan menghadapi Gusti Elnino pada kelas ringan selama delapan ronde. Di kelas bulu, Jon Jon Jet akan beradu kemampuan dengan Flasidus Nono, juga selama delapan ronde.

Dari petinju yang memiliki keterkaitan dengan Kalimantan Barat, Yohanes Yordan asal Ketapang akan menghadapi Ibrahim Aroby dari Tangerang pada kelas menengah super selama empat ronde. Nama Paisal “The Hunter” Panjaitan juga masuk dalam rangkaian pertandingan, dengan menghadapi Yopi Sialana di kelas welter yunior selama enam ronde.

Selain itu, sejumlah petinju akan tampil dalam partai empat ronde, yakni Hisar Mawan dari DBC Kalbar melawan Albert Mendome dari Sulawesi Selatan di kelas bantam; FX Budianto dari DBC Kalbar menghadapi Maulana Bahtiar dari Sanggau Kapuas di kelas welter yunior; Reza Alfinnur dari DBC Kalbar melawan Usman Banyal dari Bekasi di kelas ringan; Bima Andika dari DBC Kalbar menghadapi Andreas Aldo dari Borneo Bengkayang di kelas welter yunior; serta Irfan Afrianto dari DBC Kalbar melawan Sepandi di kelas terbang.

Rangkaian pertandingan tersebut memberi kesempatan kepada petinju lokal untuk tampil di panggung yang sama dengan petinju dari luar daerah dan mancanegara. Bagi perkembangan tinju Kalimantan Barat, kesempatan bertanding dalam ajang profesional dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung di GOR Terpadu Ayani, Kelurahan Akcaya, Pontianak. Penyelenggara juga menjadwalkan siaran langsung melalui Garuda TV mulai pukul 21.00 WIB.

Membangun Jalan Menuju 2027

Di balik pertarungan melawan Ador Torres, Daud menyimpan ambisi besar untuk kembali tampil dalam duel internasional bergengsi. Rencana menghadapi Manny Pacquiao pada 2027 menjadi salah satu target yang ingin diperjuangkannya melalui rangkaian pertandingan dan persiapan yang matang.
Namun, jalan menuju pertarungan tersebut masih membutuhkan sejumlah tahapan. Karena itu, Daud menempatkan laga Back to Champion 2026 sebagai momentum penting untuk menunjukkan kesiapan sekaligus menjaga peluang menuju tantangan berikutnya.

“Target besar tentu menjadi motivasi, tetapi saya harus melewati setiap pertandingan dengan serius. Fokus saya sekarang adalah menghadapi Ador Torres, memberikan yang terbaik di atas ring, dan setelah itu melihat langkah selanjutnya. Saya ingin perjalanan menuju 2027 dibangun melalui kerja keras dan hasil yang nyata,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar ambisi pribadi, Daud juga berharap penyelenggaraan pertandingan tinju profesional di Pontianak dapat ikut mendorong perkembangan olahraga tinju di Indonesia, khususnya Kalimantan Barat.

Menurutnya, kehadiran pertandingan berskala internasional dapat membuka peluang bagi petinju muda untuk belajar dari para petarung berpengalaman, memperluas pengalaman bertanding, serta melihat secara langsung standar persaingan tinju profesional.

Melalui Back to Champion 2026, Daud Yordan Promotions diharapkan turut memperkuat ekosistem tinju nasional, mulai dari pembinaan petinju, penyelenggaraan pertandingan, hingga terbukanya peluang bagi atlet daerah untuk menapaki karier profesional.

Kini, perhatian pencinta tinju tertuju pada GOR Terpadu Ayani. Di atas ring itulah Daud akan memulai kembali langkahnya, membawa pengalaman panjang, ambisi besar, dan harapan untuk kembali mengibarkan nama Indonesia di panggung tinju dunia. (tim)

Back to Champion 2026 Daud Yordan Promotions

Jadwal : Sabtu, 10 Oktober 2026
mulai pukul 15.00 WIB untuk partai Tambahan
Daud Yordan naik ring pukul 21.30 WIB
Tempat : GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Lawan : Ador Torres (petinju asal Filipina)
Kelas & Titel : Kelas super welterweight (8 ronde)
Sabuk ABF Diamond Super Welter Weight
Pengawas : Komisi Tinju Indonesia
Live Report : Garuda TV Mulai Pukul 21.00 WIB


Partai Tambahan
1. Ongen Saknosiwi (Indonesia) VS Datcharawut Poglo (Thailand), Kelas Ringan Yunior (8 Ronde).

2. Leonardo Yordan (Indonesia) VS Chakkit Rachakhot (Thailand), Kelas Welter Yunior (6 Ronde).

3. Hebi Marapu (Tangerang) VS Gusti Elnino (Jakarta), Kelas Ringan (8 Ronde).

4. Jon Jon Jet (Tangerang) VS Flasidus Nono (Jakarta), Kelas Bulu (8 Ronde).

5. Yohanes Yordan (Ketapang) VS Ibrahim Aroby (Tangerang), Kelas Menengah Super (4 Ronde).

6. Paisal Panjaitan (Tangerang) VS Yopi Sialana (Depok), Kelas Welter Yunior (4 Roonde)

7. Hisar Mawan (Kalbar) VS Albert Mendome (Toraja), Kelas Bantam (4 Ronde)

8. FX Budianto (DBC Kalbar VS Maulana Bahtiar (Sangau Kapuas), 4 Ronde – Kelas Welter Yunior
9. Reza Alfinnur (DBC Kalbar) VS Usman Banyal (Bekasi), 4 Ronde Kelas Ringan
10. Bima Andika (DBC Kalbar) versus Andreas Aldo (Borneo Bengkayang) 4 Ronde – Kelas Welter Yunior

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda