Ponticity post author Kiwi 26 Agustus 2026

Lazismu Kalbar jadi Motor Penggalangan Dana, Muhammadiyah Perkuat Respons Hadapi Karhutla Lewat OMOR

Photo of Lazismu Kalbar jadi Motor Penggalangan Dana, Muhammadiyah Perkuat Respons Hadapi Karhutla Lewat OMOR

PONTIANAK, SP - Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kalimantan Barat mengambil peran strategis dalam memperkuat respons kemanusiaan Muhammadiyah terhadap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Melalui penggalangan dana dan dukungan logistik, Lazismu Kalbar menjadi salah satu tumpuan untuk memastikan kebutuhan relawan maupun masyarakat terdampak Karhutla tetap terpenuhi selama masa penanganan bencana.

Langkah tersebut merupakan bagian dari gerakan One Muhammadiyah One Response (OMOR) yang dikonsolidasikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar.

Melalui gerakan ini, seluruh potensi persyarikatan diarahkan bergerak dalam satu koordinasi, mulai dari penanganan kebakaran, layanan kesehatan, dapur relawan, rumah oksigen, hingga dukungan pendanaan dan logistik.

Ketua Lazismu Wilayah Kalbar, H. Ismail Syailillah, S.E., mengatakan Lazismu siap mengambil bagian dalam penguatan gerakan kemanusiaan tersebut melalui penghimpunan dan penyaluran dana masyarakat secara tepat sasaran.

“Keterlibatan Lazismu dalam respons Karhutla merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk menghadirkan manfaat zakat, infak dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam situasi kebencanaan,” katanya.

Penguatan dukungan pendanaan menjadi penting karena penanganan Karhutla tidak hanya membutuhkan personel di lapangan, tetapi juga ketersediaan logistik dan biaya operasional yang memadai.

Wakil Ketua PWM Kalbar yang membidangi Majelis Kesehatan Umum dan Kesejahteraan Sosial sekaligus unsur Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Dr. Ishak Jumarang, M.Si., mengatakan keberlanjutan gerakan kemanusiaan sangat bergantung pada dukungan seluruh unsur Muhammadiyah.

“Harapan kita dengan pertemuan hari ini kita memaksimalkan keberadaan semua unsur yang ada di Muhammadiyah, baik ortom, AUM maupun yang lainnya, termasuk bagaimana dukungan pendanaan maupun suplai logistik lainnya terus berjalan,” ujar Ishak.

Menurutnya, kebutuhan di lapangan cukup beragam, mulai dari makanan bergizi bagi relawan, air mineral, susu, alat pelindung diri (APD), kebutuhan operasional pemadaman, dukungan transportasi, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap.

Lazismu jadi Penghubung Dukungan Masyarakat

Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM Kalbar sekaligus Koordinator Pos Koordinasi (Poskor), M. Hermayani Putera, mengatakan Lazismu memiliki posisi strategis dalam menghimpun dukungan masyarakat untuk memperkuat gerakan kemanusiaan Muhammadiyah.

Menurutnya, dukungan yang dihimpun melalui Lazismu dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan yang ditemukan langsung oleh tim di lapangan.

“Ini soal dampak yang ditimbulkan. Misalnya masyarakat yang terpapar kondisi kesehatan akibat asap, kita hadirkan rumah oksigen. Kita juga konsen kepada kesehatan para relawan dan mengupayakan hadirnya dapur-dapur relawan,” kata Hermayani.

Ia menambahkan, kebutuhan relawan di lapangan cukup beragam sehingga dukungan masyarakat perlu terus digerakkan.

“Termasuk makanan yang bergizi, susu, air mineral, APD, alat dan kebutuhan operasional di lapangan. Kita juga harus memastikan penggalangan dukungan pendanaan maupun suplai logistik lainnya tidak terputus,” ujarnya.

Dalam skema tersebut, Lazismu diharapkan menjadi salah satu pintu utama mobilisasi dukungan publik, sementara kebutuhan di lapangan dipetakan melalui Poskor dan unsur kebencanaan Muhammadiyah.

Dengan pola tersebut, bantuan yang terkumpul tidak berhenti pada proses penghimpunan, tetapi dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan prioritas di lapangan.

Menjaga Relawan Tetap Bergerak

Bagi Muhammadiyah Kalbar, keberlanjutan respons terhadap Karhutla sangat bergantung pada kemampuan menjaga operasional relawan di lapangan.

Relawan membutuhkan dukungan logistik untuk melakukan patroli, pemantauan titik api, pemadaman, pendinginan, pembasahan, hingga membantu masyarakat yang terdampak asap.

Karena itu, penggalangan dana menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan kemanusiaan.

Ishak mengatakan konsolidasi seluruh unsur Muhammadiyah juga diarahkan untuk memastikan setiap kebutuhan dapat segera diidentifikasi dan dimobilisasi.

“Posko ini harapannya menjadi simpul koordinasi dan komunikasi internal, termasuk supaya kita bisa menjalin kolaborasi dengan pihak-pihak di luar Muhammadiyah,” ujar Hermayani.

Dukungan dari luar persyarikatan juga terbuka untuk memperkuat gerakan kemanusiaan tersebut.

Fokus Pontianak dan Kubu Raya

Untuk tahap awal, respons Muhammadiyah difokuskan di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, dua wilayah yang menjadi perhatian dalam penanganan dampak Karhutla.

MDMC bersama unsur Muhammadiyah lainnya telah melakukan respons di sejumlah titik. Sementara itu, fasilitas rumah oksigen dan dapur relawan disiapkan untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung relawan yang bekerja di lapangan.

Dukungan pendanaan yang dihimpun Lazismu menjadi bagian penting untuk menjaga kesinambungan berbagai layanan tersebut.

Dengan mengintegrasikan penggalangan dana melalui Lazismu, pemetaan kebutuhan melalui Poskor, serta pelaksanaan respons oleh MDMC dan unsur Muhammadiyah lainnya, gerakan OMOR diharapkan mampu memberikan bantuan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.

Bagi Muhammadiyah Kalbar, Karhutla bukan hanya persoalan memadamkan api. Dampak asap terhadap kesehatan, kebutuhan dasar masyarakat, serta keselamatan relawan juga harus ditangani secara bersamaan.

Karena itu, Lazismu Kalbar didorong menjadi motor dukungan pendanaan agar gerakan kemanusiaan Muhammadiyah dapat terus bergerak selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.

Dari donasi masyarakat menjadi dukungan nyata bagi relawan dan warga terdampak, Lazismu Kalbar berupaya memastikan respons kemanusiaan Muhammadiyah terhadap Karhutla tetap berjalan dan menjangkau kebutuhan masyarakat di lapangan. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda