Ponticity post author Kiwi 28 Agustus 2026

Dejan/Apriyani Tekuk Bagas/Indah di Polytron Pontianak International Challenge

Photo of Dejan/Apriyani Tekuk Bagas/Indah di Polytron Pontianak International Challenge Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu menundukkan Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dalam duel tiga gim dan melaju ke babak berikutnya Polytron Pontianak International Challenge 2026.

PONTIANAK, SP - Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, kembali menunjukkan ketangguhannya di Polytron Pontianak International Challenge 2026.

Bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (28/8/2026), Dejan/Apriyani harus melewati duel sesama wakil Indonesia sebelum memastikan kemenangan atas Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.

Dejan/Apriyani menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 16-21, 21-13.

Pertandingan berlangsung ketat karena kedua pasangan sudah saling mengenal karakter permainan masing-masing. Tidak banyak rahasia yang bisa disembunyikan sehingga pertandingan berubah menjadi pertarungan strategi dan kemampuan membaca permainan lawan.

Dejan mengakui duel melawan rekan sendiri membuat pertandingan terasa berbeda. Selain harus berusaha memenangkan pertandingan, mereka juga harus menghadapi pasangan yang sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka.

“Alhamdulillah hari ini bisa menang, walaupun sayangnya ketemu teman sendiri jadi perwakilan Indonesianya sedikit di babak selanjutnya. Karena ketemu teman sendiri jadinya ada sedikit sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan. Tadi memang benar-benar adu strategi, siapa yang siap mereka yang bisa ambil kemenangan,” ujar Dejan.

Sejak awal pertandingan, Dejan/Apriyani berusaha meredam kekuatan utama lawannya. Bagas dikenal memiliki serangan keras melalui smash, sementara Indah dinilai memiliki permainan depan net yang baik.

Karena itu, Dejan mengatakan mereka berusaha meminimalisir kesempatan Bagas/Indah untuk mengembangkan pola serangan.

“Secara permainan kami memang antisipasi terus kelebihan serangan mereka. Mas Bagas punya smash yang kencang dan Indah depannya sangat baik, jadi bagaimana meminimalisir mereka dapat serangan,” jelasnya.

Selain strategi permainan, komunikasi antara Dejan dan Apriyani juga menjadi salah satu kunci kemenangan.

Dejan menyebut komunikasi keduanya berjalan dengan baik sepanjang pertandingan. Ia mengaku terbuka terhadap masukan Apriyani di lapangan, begitu pula sebaliknya.

“Tadi komunikasi kami berjalan lancar, saya terima ketika Kak Apri memberi tahu, begitu juga sebaliknya. Dan ya selama lima minggu bersama, cukup banyak improve yang kami rasakan. Semoga ke depan kami bisa lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Apriyani mengatakan kemenangan tersebut juga tidak terlepas dari evaluasi mereka setelah pertandingan sebelumnya menghadapi Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana.

Dari laga tersebut, mereka belajar untuk tidak terlalu terpaku pada perolehan angka. Fokus harus tetap diarahkan pada permainan dan menjaga konsistensi hingga pertandingan benar-benar berakhir.

“Belajar dari tadi malam saat bertemu Verrell/Bernadine, kami terus fokus ke permainan, bukan poinnya. Fokus satu demi satu. Terus saling mengingatkan agar ritmenya tidak lepas, terutama di gim ketiga,” ujar Apriyani.

Setelah berbagi kemenangan di dua gim pertama, Dejan/Apriyani tampil lebih solid pada gim penentuan. Mereka mampu menjaga ritme dan mengurangi kesalahan hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-13.

Kemenangan tersebut membawa Dejan/Apriyani melangkah ke babak selanjutnya Polytron Pontianak International Challenge 2026. Mereka kini semakin dekat dengan target untuk terus melaju dalam turnamen internasional yang berlangsung di Kota Pontianak tersebut.

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda