Ponticity post author Kiwi 29 September 2026

Khidmat, Tiga Perayaan Digelar Bersamaan di FRKP, Dihadiri Wagub Kalbar dan Tokoh Dayak Landak

Photo of Khidmat, Tiga Perayaan Digelar Bersamaan di FRKP, Dihadiri Wagub Kalbar dan Tokoh Dayak Landak

PONTIANAK, SP – Suasana khidmat mewarnai tiga perayaan yang digelar bersamaan di Sekretariat Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), Jalan Purnama 9, Kota Pontianak, Senin (28/9/2026).

Tiga momentum tersebut yakni Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bruder Stephanus Paiman, OFMCap, HUT ke-21 FRKP, serta HUT ke-8 West Borneo Vespa Lovers.

Perayaan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan dan tokoh masyarakat sekaligus tokoh Dayak Kabupaten Landak, Heri Saman.

Hadir pula Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap, Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, para suster, bruder, imam Kapusin, keluarga besar Bruder Stephanus Paiman, anggota FRKP, komunitas West Borneo Vespa Lovers, serta sejumlah undangan.

Rangkaian perayaan semakin bermakna dengan pemberkatan dan peluncuran buku berjudul Bruder Stephanus Paiman, OFMCap: Ketua FRKP, Aplikasi Moderasi Beragama, Humanisme Lintas Budaya Wajah Gereja Katolik, karya Dominico Savio dan Juniardi Sucinda.

Buku tersebut mengangkat perjalanan dan kiprah Bruder Stephanus Paiman, OFMCap, khususnya dalam pelayanan kemanusiaan, moderasi beragama, serta membangun humanisme lintas budaya selama berkarya bersama FRKP.

Dalam homilinya, Mgr. Samuel mengajak umat untuk menjalankan panggilan hidup masing-masing secara serius, mendalam, dan penuh tanggung jawab.

Menurut Mgr. Samuel, manusia dibekali akal budi dan hati nurani yang memungkinkan setiap orang mengolah kehidupannya. Karena itu, setiap panggilan hidup perlu dijalani dengan kesungguhan serta terus-menerus direfleksikan.

Ia juga mengingatkan pentingnya terus mencari, meminta, dan mengetuk melalui refleksi, doa, serta berbagai upaya yang dilakukan tanpa mengenal lelah.

“Terus harus mencari, meminta dan mengetuk. Karena kita masih banyak kekurangan maka harus meminta, mengetuk dan mencari. Refleksi, doa dan upaya terus menerus yang tak pernah berhenti,” ujar Mgr. Samuel.

Ia mengatakan, perjalanan Bruder Stephanus selama 21 tahun bersama FRKP menjadi salah satu gambaran bagaimana sebuah panggilan dijalani melalui proses panjang pelayanan dan pengabdian.

Mgr. Samuel juga mengajak umat untuk berani masuk lebih dalam pada pengalaman hidup dan tidak menjalani panggilan secara dangkal.

“Semua kita dipanggil untuk menjalankan panggilan kita secara serius dan mendalam, tidak dangkal-dangkal saja hingga kita dipanggil Tuhan. Mari kita saling mendukung dalam panggilan yang berbeda,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyampaikan ucapan selamat kepada Bruder Stephanus Paiman, OFMCap, atas perayaan ulang tahunnya.

Krisantus juga mengapresiasi keberadaan komunitas West Borneo Vespa Lovers yang turut menjadi bagian dari rangkaian perayaan tersebut. Ia bahkan mengajak Bruder Stephanus untuk mengikuti agenda touring terdekat yang berkaitan dengan peresmian sebuah gereja di Kabupaten Landak.

Kehadiran Krisantus bersama Heri Saman turut menambah nuansa kebersamaan dalam perayaan yang mempertemukan unsur keagamaan, komunitas, pelayanan kemanusiaan, dan masyarakat lintas latar belakang tersebut.

Bagi FRKP, momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan 21 tahun dalam pelayanan kemanusiaan. Sementara bagi West Borneo Vespa Lovers, perayaan tersebut menjadi penanda delapan tahun perjalanan komunitas yang tidak hanya berkegiatan di bidang otomotif, tetapi juga membangun kebersamaan dan jejaring sosial.

Peluncuran buku tentang Bruder Stephanus menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian perayaan.

Buku tersebut menjadi catatan atas perjalanan pengabdian sekaligus refleksi tentang pelayanan kemanusiaan, moderasi beragama, dan humanisme lintas budaya yang selama ini menjadi bagian dari kiprah Bruder Stephanus Paiman, OFMCap bersama FRKP. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda