Potret post author Kiwi 13 Agustus 2026

BPSDM Kalbar Dorong ASN Perempuan Melek Deteksi Dini Kanker Anak

Photo of BPSDM Kalbar Dorong ASN Perempuan Melek Deteksi Dini Kanker Anak BPSDM Kalbar menggandeng BKKBN dan YKI menggelar seminar deteksi dini kanker anak untuk memperkuat literasi kesehatan ASN perempuan.

PONTIANAK, SP - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) memperluas penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan mendorong peningkatan literasi kesehatan, khususnya terkait kesehatan keluarga dan generasi masa depan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui seminar bertajuk “Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker pada Anak Usia Sekolah” yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi BPSDM Kalbar bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Kalbar serta Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kalbar.

Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, mengatakan penguatan kompetensi ASN tidak cukup hanya menyentuh aspek teknis pekerjaan dan kepemimpinan. Pengetahuan mengenai kesehatan juga menjadi bagian penting dalam membangun kualitas ASN sekaligus keluarga.

“Peningkatan kompetensi ASN tidak hanya berkaitan dengan tugas dan pelayanan publik, tetapi juga membangun kepedulian terhadap isu-isu strategis, termasuk kesehatan generasi penerus,” ujarnya.

Menurut Windy, ASN perempuan memiliki peran strategis, baik di lingkungan kerja maupun keluarga. Karena itu, peningkatan pemahaman mengenai kesehatan anak diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Ia menilai kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Pemahaman tentang faktor risiko, gejala awal hingga pentingnya pemeriksaan kesehatan menjadi bekal yang penting bagi orang tua.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, dokter spesialis dan praktisi kesehatan. Salah satunya Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), Prof. Dr. dr. Brahmana Askandar, Sp.OG, Sub.Sp.Onk.

Turut memberikan materi Dokter Spesialis Anak RSUD dr. Soedarso, dr. Nevita, M.Sc., Sp.A, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Fujiyanto, Sp.PD, serta Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia Cabang Pontianak, Dr. dr. Manuel Hutapea, Sp.OG, Subsp.Onk.

Para narasumber membahas berbagai hal berkaitan dengan kanker, mulai dari faktor risiko, gejala awal, pentingnya deteksi dini hingga langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak usia anak.

Melalui kegiatan tersebut, BPSDM Kalbar berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di ruang seminar. ASN perempuan diharapkan dapat menjadi penggerak edukasi kesehatan, baik bagi keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Dengan demikian, pengembangan kompetensi ASN tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan, tetapi juga ikut mendorong terbentuknya keluarga dan generasi yang lebih sehat.(din)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda