Sanggau post author Kiwi 18 September 2026

BEM PSDKU Polnep Sanggau dan Polres Sanggau Bagikan 800 Paket Masker untuk Warga

Photo of BEM PSDKU Polnep Sanggau dan Polres Sanggau Bagikan 800 Paket Masker untuk Warga

SANGGAU. SP - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diwujudkan melalui aksi bersama mahasiswa dan kepolisian. Sebanyak 800 paket perlindungan dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan di Simpang Empat Lampu Merah, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 16.15 WIB tersebut melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PSDKU Polnep Sanggau bersama Satgas Penanganan Karhutla Polres Sanggau. Aksi sosial ini menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Sebelum kegiatan dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan yang dipimpin AKP Keken Sukandar selaku Padal kegiatan. Apel tersebut diikuti Ketua BEM PSDKU Polnep Sanggau Dicky Pratama bersama pengurus BEM dan mahasiswa PSDKU Polnep Sanggau sebanyak 30 orang serta 11 personel Polres Sanggau.

Dalam kegiatan tersebut, setiap paket yang dibagikan berisi tiga buah masker, satu botol air mineral, dan satu strip vitamin. Paket tersebut diberikan kepada masyarakat yang berada maupun melintas di kawasan persimpangan Jalan Ahmad Yani sebagai upaya sederhana untuk membantu menjaga kondisi kesehatan di tengah kualitas udara yang kurang baik.

AKP Keken Sukandar mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar membagikan perlengkapan kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melindungi diri ketika kondisi udara terdampak kabut asap.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan manfaat yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Masker dapat menjadi salah satu perlindungan ketika warga harus beraktivitas di luar rumah, sementara keterlibatan mahasiswa menunjukkan bahwa penanganan dampak Karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di persimpangan jalan dengan intensitas lalu lintas cukup tinggi juga membutuhkan perhatian terhadap aspek keselamatan. Karena itu, seluruh peserta diarahkan untuk tetap tertib, humanis, serta tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan selama proses pembagian bantuan berlangsung.

Personel Polres Sanggau bersama mahasiswa juga diminta memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan, baik bagi peserta kegiatan maupun masyarakat pengguna jalan. Pengaturan posisi peserta dilakukan agar aktivitas pembagian masker tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan terhadap pengguna jalan.

Selain memberikan paket secara langsung, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar menggunakan masker saat berada di luar ruangan, khususnya ketika kondisi udara memburuk akibat kabut asap.

“Yang tidak kalah penting adalah membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri. Kami mengimbau warga agar membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin tidak baik dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan,” kata AKP Keken Sukendar.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara Polri dan kalangan mahasiswa dalam mendukung penanganan dampak Karhutla di Kabupaten Sanggau. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas pesan pencegahan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembagian 800 paket tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui aksi sosial ini, Polres Sanggau bersama BEM PSDKU Polnep Sanggau berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan selama menghadapi kabut asap serta ikut mengambil bagian dalam upaya pencegahan Karhutla. (Dit)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda