Sekadau post authorelgiants 29 Januari 2026

Lasarus Bantah Tudingan Korupsi BSPS Sekadau

Photo of Lasarus Bantah Tudingan Korupsi BSPS Sekadau

Sekadau,SP - Merasa difitnah, akhirnya Ketua Komisi V DPR RI Lasarus angkat bicara terkait demo oleh sekelompok orang yang menunding bahwa dirinya di diduga terlibat  kasus dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat.  

“Sudahlah, kita sudah tahu kok siapa aktor utama dibalik aksi demo yang ingin menjatuhkan nama baik saya. Tujuannya ingin mendongkel amanah yang dipercayakan  kepada saya. Ndak mungkinlah saya serendah itu,  mengkorupsi Program Stimulan Perumahan  Swadaya ( BSPS).

Harusnya kita bersatu agar Kalbar bisa dibangun bersama untuk kepentingan bersama,” kata Lasarus yang juga Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Kalimantan Barat  saat dihubungi  Suara Pemred baru-baru ini di Jakarta.

Lasarus sedikit menjelaskan bahwa proyek BSPS dengan pengalokasian anggaran sebesar Rp 10,6 miliar pada periode 2022-2023 di Kabupaten Sekadau Provinsi Kalbar itu, menurutnya proyek tersebut merupakan program nasional dan ketentuan dan aturan mainnya sama. “Setiap proyek BSPS ketentuannya sama tidak membedakan jarak, mau dekat atau jauh, di kota maupun di pelosok daerah ketentuannya sama.

Tidak ada dianggarkan adanya biaya angkut barang atau bahan material ke lokasi, berapa pun jaraknya, mau itu satu kilo ataupun ratusan kilo. Jadi itu harus diketahui dan dipikirkan bersama dan pasti di setiap lokasi makin jauh jarak bahan material yang mereka butuhkan semakin tinggi harganya. Karena menggunakan alat angkut, waktu dan tenaga manusia," katanya.

Saat ditanya tentang aksi demo yang mengatasnamakan Komite Independen Mahasiswa saat menggelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPP PDIP Jl. Diponegoro No.58 Menteng, Selasa, 13 Januari 2025, ( pukul 17.10 sd 17.25 WIB ). 

Lasarus yang dikenal dekat dengan semua lapisan masyarakat ini mengatakan bahwa yang menggelar aksi demo itu hanya segelintir orang. “ Orangnya pun dari dulu ada yang itu-itu saja, anehnya lagi ada kelompok yang bukan berasal dari masyarakat Kalbar dan aksinya pun hanya sebentar.

Tujuannya pasti hanya untuk diviralkan. Tapi saya yakin masyarakat Kalbar tidak akan menelan mentah-mentah dan bisa memahami ada kepentingan apa dan siapa dibalik ini, ” kata Lasarus lagi.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda