Nasional post authorelgiants 29 Januari 2026

Hanura Sulteng Gelar Pelantikan Pengurus Serentak, Tongkat Komando Kembali ke Tangan Hadianto Rasyid,

Photo of Hanura Sulteng Gelar Pelantikan Pengurus Serentak, Tongkat Komando Kembali ke Tangan Hadianto Rasyid,

PALU, SP - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) secara resmi memulai babak baru kepengurusan. Bertempat di Swiss-Belhotel Palu, Kamis (29/1/2026), jajaran pengurus DPD Hanura Sulteng periode 2024-2029 resmi dilantik dalam prosesi yang khidmat dan penuh semangat konsolidasi.

Acara pelantikan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, yang mewakili Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO). Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, kader dari berbagai kabupaten/kota, perwakilan partai politik, serta sejumlah tokoh daerah.

Prosesi ini juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Hanura serta pelantikan serentak pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura dari 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

Hadianto Rasyid, S.E., yang juga menjabat sebagai Wali Kota Palu, kembali dipercaya menakhodai Hanura Sulteng sebagai Ketua DPD. Ia didampingi oleh Muhammad Ismail Yunus sebagai Sekretaris dan Fais Arfianto sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, pimpinan pusat menekankan pentingnya konsolidasi organisasi untuk memperkuat basis partai di daerah guna menghadapi agenda politik mendatang. Hadianto Rasyid kembali dipercaya memimpin karena dinilai mampu menjaga stabilitas dan marwah partai di Sulawesi Tengah.

Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Patrice Rio Capella, dalam arahannya menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah merupakan salah satu lumbung suara potensial bagi Partai Hanura. Ia menginstruksikan seluruh kader yang baru dilantik untuk segera tancap gas melakukan kerja-kerja nyata.

"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi seluruh pengurus di Sulteng untuk menunjukkan loyalitas dan kerja keras. Kami yakin di bawah kepemimpinan Saudara Hadianto, Hanura akan semakin solid dan dicintai masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Hadianto Rasyid usai dilantik menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.

"Kepercayaan ini adalah amanah untuk terus membawa Hanura menjadi partai yang hadir di tengah kesulitan rakyat. Fokus kita ke depan adalah penguatan mesin partai di seluruh wilayah Sulawesi Tengah guna menghadapi tantangan politik ke depan dengan semangat hati nurani," ujar Hadianto.

Dengan terbentuknya struktur baru ini, DPD Hanura Sulteng menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota pada kontestasi politik mendatang.

Rapat Kerja

Pasca prosesi pelantikan pengurus baru, DPD Partai Hanura Sulteng langsung tancap gas dengan menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Room Lotus, Lantai Dasar Swiss-belhotel Palu, Kamis (29/1/2026) sore pukul 15.00 WITA.

Rakerda ini menjadi momentum perdana bagi jajaran pengurus periode 2024-2029 untuk merumuskan arah kebijakan partai. Acara ini dihadiri oleh total estimasi 170 peserta yang terdiri dari tiga orang pimpinan perwakilan DPP Partai Hanura, 52 orang Pengurus DPD Sulteng yang baru dilantik, dan 115 orang Pengurus DPC Kabupaten/Kota (mencakup pengurus inti yang baru dilantik serta kader DPC dari seluruh wilayah Sulteng).

Dalam Rakerda kali ini, Partai Hanura Sulteng membawa pesan kuat yang menyelaraskan visi nasional dan optimisme daerah. Dengan tema sentral "Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera", Hanura menegaskan bahwa kesejahteraan nasional harus dimulai dari kemandirian dan kekuatan daerah.

Secara khusus, DPD Hanura Sulteng juga mengangkat topik lokal yang menggugah semangat kader: "Hanura Menang, Sulteng Senang". Topik ini mencerminkan target partai untuk memenangkan hati rakyat Sulteng melalui program-program yang berdampak langsung pada kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tadulako.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, menyebut Rakerda ini menjadi momentum penguatan konsolidasi dan soliditas partai. Dia juga menegaskan bahwa seluruh kader Partai Hanura harus memiliki kekuatan dan ketangguhan dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

“Seluruh kader Partai Hanura harus kuat, baik secara ideologi, organisasi, maupun mental perjuangan. Kekuatan inilah yang akan menjaga Partai Hanura tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Benny Rhamdani saat memberikan arahan di hadapan peserta Rakerda.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas struktur partai dari tingkat DPD hingga DPC dan PAC agar seluruh program dan strategi pemenangan partai dapat berjalan secara efektif dan terarah.

Rakerda Partai Hanura Sulteng ini pun diharapkan mampu melahirkan rumusan program kerja yang konkret serta memperkuat kesiapan partai dalam menghadapi agenda politik ke depan, sekaligus meneguhkan komitmen kader untuk terus membesarkan Partai Hanura di Bumi Tadulako.

Sementara, Ketua DPD Hanura Sulteng, Hadianto Rasyid menyatakan bahwa Rakerda ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang untuk menyusun strategi taktis.

"Rakerda ini adalah mesin penggerak. Dengan tema 'Daerah Berdaya', kita ingin memastikan bahwa setiap pengurus DPC hingga ranting memiliki program kerja yang nyata. Kita ingin memastikan bahwa saat Hanura menang, masyarakat Sulteng benar-benar merasakan 'senang' melalui kebijakan yang pro-rakyat," tegas Hadianto.

Agenda utama Rakerda ini meliputi pemetaan potensi elektoral di 13 kabupaten/kota, penguatan manajemen organisasi berbasis digital, serta sinkronisasi program kerja antara pusat dan daerah.

Dengan kehadiran ratusan kader inti, Rakerda 2026 ini diharapkan menghasilkan resolusi politik yang solid untuk memantapkan posisi Partai Hanura sebagai kekuatan utama dalam pembangunan Sulteng ke depan. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda