Singkawang post author Kiwi 01 September 2026

Kualitas Udara di Singkawang Saat Ini Memprihatinkan Karena Kabut Asap

Photo of Kualitas Udara di Singkawang Saat Ini Memprihatinkan Karena Kabut Asap Kondisi kabut asap di Kota Singkawang, Selasa (1/9)

SINGKAWANG, SP - Kondisi kualitas udara di Kota Singkawang saat ini berada dalam kondisi yang memprihatinkan.

"Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) terkini, pencemar utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan angka yang jauh melampaui batas aman," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Selasa (1/9).

Dia merinci kondisi per kecamatan menunjukkan hampir seluruh wilayah Singkawang berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Seperti di Kecamatan Singkawang Timur, angka 319 dengan kategori Berbahaya. Kecamatan Singkawang Tengah angka 246 dengan kategori Sangat Tidak Sehat.

Kemudian, Kecamatan Singkawang Barat angka 246 dengan kategori Sangat Tidak Sehat, Kecamatan Singkawang Selatan angka 246 dengan kategori Sangat Tidak Sehat dan Kecamatan Singkawang Utara angka 189 dengan kategori Tidak Sehat.

Kondisi ini, katanya, tentu berdampak serius bagi seluruh segmen populasi, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil dan masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan serta jantung.

"Paparan PM 2.5 dalam jangka waktu lama dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga menurunkan daya tahan tubuh," ujarnya.

Mengingat situasi tersebut, warga diimbau untuk: menghindari aktivitas di luar rumah dan mengurangi mobilitas yang tidak mendesak.

Kalaupun terpaksa harus keluar rumah, sebaiknya menggunakan masker.

Kemudian, memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Kabut asap yang menyelimuti Singkawang dalam beberapa hari terakhir diduga kuat dipicu oleh kebakaran lahan dan hutan di sejumlah titik.

"Kondisi cuaca kering serta angin juga memperparah penyebaran partikel polutan di udara," ungkapnya.

Pemerintah Kota Singkawang bersama BPBD, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan upaya pemadaman titik api serta pemantauan kualitas udara secara berkala.

"Semoga kondisi udara segera membaik. Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan membantu mencegah sumber-sumber kebakaran," tutupnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda