Ponticity post author Kiwi 01 September 2026

Naik Level BWF World Tour Super 100, Tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Tetap Rp20 Ribu

Photo of Naik Level BWF World Tour Super 100, Tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Tetap Rp20 Ribu Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 naik level ke BWF World Tour Super 100, tetapi harga tiket tetap Rp20 ribu. Saksikan 356 atlet dari 16 negara bertarung di GOR Terpadu Ahmad Yani.

PONTIANAK, SP - Kabar baik bagi para pencinta bulutangkis di Kota Pontianak. Meski level kompetisi meningkat menjadi bagian dari BWF World Tour Super 100, harga tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 justru tetap ramah di kantong.

Penonton cukup merogoh kocek Rp20.000 untuk menyaksikan langsung pertarungan para pebulutangkis nasional dan internasional di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak.

Harga tersebut sama dengan tiket Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang baru saja berakhir.

Padahal, dari sisi level kompetisi, Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 berada satu tingkat lebih tinggi. Para pemain tidak hanya memburu gelar juara dan hadiah, tetapi juga poin ranking BWF yang penting untuk memperbaiki posisi mereka di peringkat dunia.

Turnamen yang berlangsung pada 1–6 September 2026 tersebut menawarkan total hadiah mencapai US$120.000 dan diikuti 356 atlet dari 16 negara.

Dengan demikian, masyarakat Pontianak mendapatkan kesempatan menyaksikan pertandingan dengan level kompetisi yang lebih tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya tiket lebih besar.

Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yuni Kartika mengatakan, harga tiket yang tetap terjangkau menjadi salah satu upaya penyelenggara agar pertandingan internasional dapat dinikmati masyarakat secara luas.

“Setelah International Challenge, sekarang Pontianak langsung naik level dengan hadirnya Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang merupakan rangkaian BWF World Tour Super 100. Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai penyelenggara, tetapi sekaligus kebanggaan karena masyarakat Pontianak dapat kembali menyaksikan pertandingan dengan persaingan yang lebih ketat,” ujar Yuni.

Menurut Yuni, antusiasme masyarakat pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi bukti tingginya minat warga terhadap olahraga bulutangkis.

Karena itu, pihaknya berharap atmosfer penonton kembali memenuhi GOR Terpadu Ahmad Yani.

“Kami berharap atmosfer tersebut kembali hadir, bahkan lebih meriah di Indonesia Masters. Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, kami ingin semakin banyak Badminton Lovers yang datang ke GOR Terpadu Ahmad Yani dan ikut merasakan langsung atmosfer pertandingan internasional,” katanya.

Tidak hanya mendapatkan akses menonton pertandingan internasional dengan harga Rp20.000, setiap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp10.000.

Tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dapat dibeli secara online melalui tiket.com maupun secara langsung di Ticket Box yang tersedia di GOR Terpadu Ahmad Yani.

Harga tiket yang terjangkau semakin menarik karena masyarakat dapat menyaksikan langsung sejumlah pemain Indonesia yang akan bertanding di hadapan publik Pontianak.

Di sektor tunggal putra terdapat Anthony Sinisuka Ginting, Prahdiska Bagas M. Shujiwo, Muhamad Yusuf, Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah dan Christian Adinata.

Sementara tunggal putri akan diperkuat Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri.

Persaingan ganda putra juga menghadirkan sejumlah pasangan Indonesia, seperti Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo, Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio serta Aquino Evano Keneddy Tangka/Ikhsan Lintang Pramudya.

Di ganda putri terdapat Salsabila Zahra Aulia/Sheila Lidia serta Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo.

Sementara ganda campuran diramaikan Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana serta Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.

Tidak hanya pemain Indonesia, para penonton juga berkesempatan menyaksikan aksi pebulutangkis dari berbagai negara.

Sebanyak 356 atlet dari 16 negara akan bersaing memperebutkan gelar juara dan poin ranking BWF.

Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso mengatakan, kehadiran dua turnamen internasional secara berurutan merupakan momentum besar bagi perkembangan bulutangkis di Kalimantan Barat.

“Ini momentum yang sangat baik untuk bulutangkis di Kalimantan Barat. Dalam waktu yang berdekatan, Pontianak dipercaya menggelar dua turnamen internasional dan sekarang meningkat ke level BWF World Tour Super 100,” papar Joko.

Ia berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat langsung pertandingan dengan kualitas internasional.

Menurutnya, kehadiran para pemain nasional dan internasional juga dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kalimantan Barat.

Public Relation Manager Polytron, Kenny Meigar mengatakan, harga tiket Rp20.000 merupakan bagian dari komitmen untuk membawa pertandingan bulutangkis internasional lebih dekat kepada masyarakat.

“Bagi Polytron, mendukung turnamen ini bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah ajang olahraga, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami untuk membawa atmosfer dan pertandingan bulutangkis internasional lebih dekat kepada masyarakat,” jelas Kenny.

Menurutnya, peningkatan level dari International Challenge menuju BWF World Tour Super 100 menjadi kebanggaan tersendiri.

“Kami bangga dapat melanjutkan dukungan yang sebelumnya kami berikan di level International Challenge dan kini meningkat ke level BWF World Tour Super 100,” katanya.

Kenny berharap masyarakat Pontianak tidak melewatkan kesempatan menyaksikan pertandingan secara langsung.

“Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, yaitu Rp20.000, kami ingin bulutangkis internasional dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin pecinta bulutangkis di Pontianak,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang tidak dapat datang langsung ke GOR Terpadu Ahmad Yani, pertandingan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 juga dapat disaksikan melalui siaran langsung iNews TV.

Semifinal dijadwalkan berlangsung Sabtu (5/9/2026), sedangkan partai final digelar Minggu (6/9/2026), mulai pukul 13.00 WIB.

Turnamen naik level, hadiah membesar, poin BWF semakin bergengsi, tetapi harga tiket tetap Rp20 ribu. Pontianak pun kembali membuka pintu bagi masyarakat untuk menikmati atmosfer bulutangkis internasional secara langsung.(din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda