SINGKAWANG, SP - Perubahan cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resor Singkawang.
Hujan lebat yang datang secara tiba-tiba, disertai angin kencang, berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari pohon tumbang hingga gangguan aktivitas masyarakat.
Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan perubahan cuaca yang terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
"Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir saat terjadi kejadian, tetapi juga hadir untuk mengingatkan dan mengajak masyarakat melakukan langkah antisipasi sejak dini," kata Kapolres, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, cuaca ekstrem memang tidak bisa diprediksi secara pasti. Pagi yang cerah bisa berubah menjadi hujan deras di siang hari. Angin yang semula bertiup pelan bisa berubah menjadi kencang dalam waktu singkat.
"Kondisi inilah yang membuat masyarakat harus selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah," ujarnya.
Salah satu risiko yang paling sering terjadi saat hujan lebat dan angin kencang adalah pohon tumbang.
Pohon yang sudah tua, rapuh, atau memiliki akar yang tidak kuat, sangat rentan roboh dan menimpa apa pun yang ada di bawahnya. Karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati saat memilih tempat berteduh maupun memarkir kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi, antaralain, hindari berteduh atau beraktivitas di bawah pohon besar.
Jangan memarkir kendaraan di bawah pohon yang rawan tumbang. Batasi aktivitas di luar rumah saat cuaca ekstrem. Dan selalu pantau informasi prakiraan cuaca dan tetap waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar.
"Jangan abaikan perubahan cuaca. Utamakan keselamatan diri dan keluarga," pesannya.
Polres Singkawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan saling peduli.
Jika melihat pohon yang sudah miring, ranting yang rapuh, atau kondisi lingkungan yang membahayakan, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan drainase.
"Sampah yang menyumbat saluran air dapat menyebabkan genangan bahkan banjir saat hujan lebat. Dengan lingkungan yang bersih, risiko banjir pun dapat diminimalisir," harapnya. (rud)