PONTIANAK, SP – Satu demi satu medali berhasil dikumpulkan atlet Taekwondo Kota Pontianak di arena Porprov XIV Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2026.
Kerja keras dan semangat juang para taekwondoin muda itu berbuah manis. Dari 10 medali emas yang diperebutkan hingga hari pertama pertandingan, lima di antaranya berhasil diamankan kontingen Kota Pontianak, ditambah satu medali perak.
Pencapaian tersebut menjadi kejutan sekaligus kebanggaan bagi kontingen Kota Pontianak. Bahkan, raihan lima emas itu melampaui perkiraan awal KONI Kota Pontianak dan langsung mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan olahraga daerah.
Pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo yang berlangsung di GOR IAIN Pontianak pada 5-7 November 2026 itu mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Kalbar.
Di tengah persaingan tersebut, atlet Kota Pontianak memperlihatkan kemampuan teknik, ketenangan, dan kekompakan yang mengantarkan mereka mendominasi perolehan medali pada hari pertama, Kamis (5/11/2026).
Pada nomor poomsae, Aliefia Putri Anjani menjadi salah satu penyumbang medali emas melalui kategori tunggal putri dan pasangan. Dua emas juga dipersembahkan M. Naufal Arifianda dari kategori tunggal putra dan pasangan.
Kekuatan tim beregu putri turut memberikan kontribusi melalui Shaquuilla Gea Putri, Chiara Adzellina, dan Nikeisha Calya Artanti yang berhasil meraih medali emas.
Sementara itu, tim beregu putra yang diperkuat Gusti Muhammad Farzan Ahza Abdillah, Gerard Othniel Sihite, dan Sung Hen Fadly Irawan menyumbangkan medali perunggu.
Dari nomor kyorugi, Aqil Rahman Harahap berhasil mempersembahkan medali emas kelas U-68 kilogram putra. Sedangkan Tarisha Fadhila Salsanabila menambah koleksi medali melalui perak kelas U-57 kilogram putri.
Raihan tersebut membuat Taekwondo menjadi salah satu Cabor yang memberikan kontribusi penting bagi perjuangan kontingen Kota Pontianak dalam Porprov XIV Kalbar 2026.
Ketua KONI Kota Pontianak, H. Herry Fadillah, S.H., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Pontianak, Siti Rahayu atau Bu Ayu, beserta seluruh atlet, pelatih, dan jajaran tim yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.
“Selamat. Dari sepuluh medali yang diperebutkan sampai hari ini lima sudah meraih emas. Awalnya saya dapat informasi yang tadinya empat, sekarang sudah lima, ditambah satu perak. Ini prestasi yang luar biasa yang ditunjukkan oleh Cabor Taekwondo untuk Kota Pontianak,” ujarnya.
Menurut Herry, keberhasilan tersebut patut menjadi motivasi bagi cabang olahraga lainnya. Ia berharap semangat dan pencapaian atlet Taekwondo dapat menjadi contoh bagi seluruh kontingen untuk terus berjuang melampaui target yang telah ditetapkan.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Syarif Rizal, S.Sos. Ia mengucapkan selamat kepada para atlet yang telah menunjukkan kemampuan terbaik dan berhasil membawa pulang lima medali emas serta satu perak.
“Tebntunya, saya mengucapkan selamat kepada atlet Taekwondo yang telah berhasil mendulang lima medali emas dan satu medali perak. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk mengikuti jejak yang sama dan terus mengharumkan nama Kota Pontianak,” katanya.
Kebersamaan Menjadi Kekuatan Kontingen
Di balik pencapaian tersebut, Ketua Kontingen Kota Pontianak, Letkol Marinir (Purn) Ismail Rambe, mengingatkan bahwa keberhasilan dalam Porprov tidak hanya ditentukan kemampuan atlet di arena pertandingan. Kebersamaan, kekompakan, dan sinergi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan kontingen.
Menurutnya, pesan Ketua KONI Kota Pontianak mengenai pentingnya kebersamaan dalam membangun organisasi menjadi semangat yang terus dipegang seluruh cabang olahraga dalam menghadapi Porprov XIV Kalbar.
“Berkaca dari situ, seluruh cabor berjanji dalam kegiatan Porprov ini akan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Ismail juga mengajak seluruh panitia dan jajaran kontingen untuk tetap menjaga sinergi serta semangat, mengingat masih banyak cabang olahraga yang harus menyelesaikan pertandingan.
Ia berharap dukungan dan doa masyarakat Kota Pontianak terus mengiringi perjuangan para atlet agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dan kontingen mampu meraih hasil maksimal.
Lebih jauh, Ismail menyampaikan bahwa ke depan KONI Kota Pontianak akan melakukan efisiensi anggaran internal. Anggaran tersebut nantinya diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event olahraga sesuai arahan Wali Kota Pontianak.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan Pontianak bukan hanya sebagai kota olahraga, tetapi juga sebagai kota pariwisata dan UMKM. Kegiatan olahraga diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi atlet dan pelaku usaha lokal.
“Mulai tahun 2027, kami akan memulai itu. Setiap bulannya kami upayakan KONI bisa mengadakan pertandingan yang melibatkan cabor-cabor yang ada di Kota Pontianak untuk mencari bibit-bibit potensial,” jelasnya.
Ismail juga berpesan agar seluruh pengurus kontingen tetap kompak dan memberikan perhatian terhadap kenyamanan serta perlindungan atlet selama mengikuti pertandingan. Dukungan yang baik diharapkan membuat atlet lebih fokus dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya.
Target pembinaan, menurutnya, tidak boleh berhenti pada prestasi tingkat kota maupun provinsi. Atlet-atlet Pontianak harus terus dipersiapkan agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Suksesnya Pembinaan
Lima medali emas Taekwondo pada hari pertama Porprov menjadi gambaran bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan prestasi membanggakan.
Namun, lebih dari sekadar angka di papan klasemen, keberhasilan tersebut juga membawa harapan bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Pontianak di panggung olahraga yang lebih tinggi.
Di balik deretan medali tersebut, ada proses latihan, disiplin, dan kerja keras yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari perjalanan para atlet. Setiap gerakan yang ditampilkan di arena merupakan hasil dari persiapan panjang untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Pontianak, Siti Rahayu, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal pada hari pertama pertandingan.
Menurutnya, raihan medali tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang terus dilakukan, sekaligus menjadi motivasi bagi para taekwondoin untuk menjaga konsistensi penampilan hingga seluruh nomor pertandingan berakhir.
“Alhamdulillah, pada hari pertama anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi perjuangan belum selesai. Kami berharap seluruh atlet tetap fokus, menjaga semangat, dan tidak cepat berpuas diri karena masih ada pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Dominasi pada hari pertama menjadi modal berharga bagi Taekwondo Kota Pontianak untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Namun, perjalanan belum berakhir.
Masih ada matras yang harus ditaklukkan, lawan yang harus dihadapi, dan peluang medali yang menanti hingga pertandingan berakhir pada 7 November mendatang.
Bagi para taekwondoin muda tersebut, medali yang diraih bukan sekadar penghargaan di atas podium. Lebih dari itu, setiap keping medali menjadi buah dari latihan panjang, pengorbanan, serta kebanggaan karena dapat membawa nama Kota Pontianak di panggung olahraga Kalbar. (*)
Peraih Medali Cabor Taekwondo Kota Pontianak pada Porprov XIV Kalbar 2026
Aliefia Putri Anjani – Kategori POOMSAE Tunggal Putri & Pasangan: 2 Emas
M. Naufal Arifianda – Kategori POOMSAE Tunggal Putra & Pasangan: 2 Emas
Aqil Rahman Harahap – Kategori KUMITE U-68 Kg Putra: 1 Emas
Shaquilla Gea Putri – Kategori Poomsae Regu Putri: 1 Emas
Chiara Adzellina – Kategori Poomsae Regu Putri: 1 Emas
Nikeisha Calya Artanti – Kategori POOMSAE Beregu Putri: 1 Emas
Tarisha Fadhila Salsanabila – Kategori KUMITE U-57 Kg Putri: 1 Perak
Gusti Muhammad Farzan Ahza Abdillah – Kategori Poomsae Regu Putra: 1 Perunggu
Gerard Othniel Sihite – Kategori Poomsae Regu Putra: 1 Perunggu
Sung Hen Fadly Irawan – Kategori POOMSAE Beregu Putra: 1 Perunggu