SINGKAWANG, SP - Kodim 1202/Singkawang bersama para pengusaha SPBU se-Kota Singkawang mengambil langkah nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah kota setempat.
Salah satunya dengan membangun sumur bor di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Selasa (8/9).
"Sumur bor ini diharapkan menjadi sumber air darurat yang dapat digunakan tim gabungan saat terjadi Karhutla," kata Dandim 1202/Skw, Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar.
Menurut Dandim, dengan adanya sumber air yang dekat, diharapkan proses pemadaman Karhutla di Sungai Rasau bisa lebih cepat dan efektif.
"Kedalaman sumur bor antara 35-40 meter. Dengan kedalaman ini kami berharap debit airnya cukup untuk kebutuhan mobil pemadam dan tim di lapangan," ujarnya.
Dandim menambahkan, program ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dengan para pengusaha SPBU di Kota Singkawang untuk turut berpartisipasi aktif dalam penyediaan dana dan dukungan teknis pembuatan sumur bor.
"Kami mengapresiasi para pengusaha SPBU yang peduli terhadap lingkungan. Ini wujud nyata kepedulian bersama untuk menjaga Singkawang tetap aman dari Karhutla," ujarnya.
Selain membangun sumur bor, Kodim 1202/Singkawang juga terus mengintensifkan patroli di titik-titik rawan bersama BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat. Sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar juga terus dilakukan ke masyarakat.
Dengan adanya sumur bor ini, petugas tidak perlu lagi mencari sumber air yang jauh saat terjadi kebakaran. Waktu respon pemadaman pun bisa cepat, sehingga api tidak sempat meluas. (rud)