SINGKAWANG, SP - Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin berharap kehadiran Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kota setempat dapat memperjuangkan kesejahteraan para nelayan, menjaga keberlanjutan sumber daya laut, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sektor kelautan dan perikanan.
"Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan HNSI. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan, mulai dari aspek permodalan, sarana prasarana, hingga akses pasar," kata Muhammadin, saat menghadiri Pelantikan pengurus DPC HNSI Kota Singkawang masa bakti 2026-2031 di Kantor Wali Kota Singkawang.
Dia juga berharap, HNSI Singkawang dapat menjadi organisasi yang benar-benar hadir di tengah masyarakat nelayan.
"Saya berharap HNSI tidak hanya menjadi organisasi yang hadir saat pelantikan, tetapi benar-benar menjadi rumah besar bagi seluruh nelayan. Menjadi tempat menyerap aspirasi, menyelesaikan persoalan, membangun solidaritas, serta menghadirkan inovasi agar nelayan kita semakin maju, modern dan sejahtera," ujarnya.
Menurutnya, tantangan sektor kelautan dan perikanan saat ini semakin kompleks. Mulai dari perubahan iklim, keterbatasan alat tangkap ramah lingkungan, hingga persaingan pasar.
Untuk itu, peran organisasi seperti HNSI sangat dibutuhkan sebagai jembatan antara nelayan dengan pemerintah.
"Pemerintah Kota Singkawang siap mendukung program-program HNSI yang berpihak kepada nelayan. Termasuk dalam penguatan kelembagaan, pelatihan, serta pendampingan agar nelayan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan, dia ingin memastikan tidak ada nelayan yang tertinggal.
"Mari kita jadikan laut sebagai sumber kehidupan yang berkelanjutan dan nelayan sebagai pilar penting ketahanan pangan daerah," ajaknya.
Dengan dilantiknya kepengurusan DPC HNSI Kota Singkawang yang baru, diharapkan dapat menjalankan peran aktif dalam memperjuangkan hak-hak nelayan dan ikut serta membangun ekonomi kelautan yang inklusif di Kota Singkawang.
Ketua DPC HNSI Singkawang masa bakti 2026-2031, Harry Sarasati Widha Sugeng mengatakan, bahwa nelayan memiliki peran strategis bagi perekonomian daerah sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan maritim.
Dia berharap HNSI tidak sekadar menjadi organisasi saja, tapi benar-benar hadir sebagai rumah bersama bagi para nelayan untuk memperjuangkan kepentingan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Sejumlah persoalan turut menjadi perhatian, diantaranya kesulitan memperoleh BBM jenis solar subsidi, pendangkalan alur Pelabuhan/PPI Kuala akibat sedimentasi, serta kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang membatasi aktivitas nelayan di laut. Sejumlah persoalan ini perlu dicarikan solusi secara bersama," katanya.
HNSI Kota Singkawang diharapkan mampu menjadi penggerak dalam mewujudkan kehidupan nelayan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya. (rud)