Sport post authorKiwi 16 April 2026

Yamaha Racing Indonesia Konsisten Podium di ARRC Sepang, Optimis Hadapi Seri Selanjutnya

Photo of Yamaha Racing Indonesia Konsisten Podium di ARRC Sepang, Optimis Hadapi Seri Selanjutnya

Yamaha Racing Indonesia menyelesaikan seri pembuka Asia Road Racing Championship (ARRC) dengan meraih podium dan sukses melakukan improvement dalam rangkaian balapan di Sepang Malaysia 10-12 April 2026. Hasil ini cukup mendongkrak motivasi untuk melangkah ke putaran berikutnya untuk meningkatkan pencapaian.

Podium berhasil diperoleh Candra Hermawan pada race 2 kelas AP250 menggeber Yamaha YZF-R3. Rider asal Lumajang Jawa Timur itu merakit tren podium di ARRC Sepang, menyambung tahun lalu yang bahkan memenangi balapan pada putaran di sana. Di 2024, podium 1 juga diraih melalui M Faerozi yang kala itu berlaga di kelas AP250.

Tahun ini di Sepang, Candra Hermawan memanfaatkan starting grid position ke-3 dengan baik hingga naik podium 3. Result ini membuktikan dirinya mampu bangkit lagi setelah tidak menuntaskan balapan race 1 karena ban belakang motornya ditabrak oleh pembalap lain sampai terjatuh. Saat race 2 Candra Hermawan menunjukkan skill bertarung di grup depan dari lap awal hingga akhir, didukung perbaikan set up suspensi dan mapping akurat.

Sedangkan rekan setimnya Muhammad Fadhil Musyavi yang start dari grid 2 menempati posisi 5 race 2 berkat kondisi pemulihan yang sama dengan Candra Hermawan. Ini merupakan koreksi yang membuahkan hasil positif memberikan poin berarti, setelah sebelumnya DNF race 1 karena saat mau masuk tikungan ban depan motornya menabrak ban belakang pembalap di depannya sehingga terjatuh.

Di kelas SS600 Wahyu Nugroho yang mengawali balapan dari grid 3 mencetak poin pada dua race berkat perolehan finish ke-4 race 1 dan ke-6 race 2. Rider asal Boyolali Jawa Tengah itu memperlihatkan performa cukup solid, bertarung mengejar podium hingga lap terakhir. Ketika race 2 ada kendala teknis menyebabkan banyak kehilangan waktu di trek. Lalu bagi M Faerozi, terkendala technical problem mengakibatkan dia mendapatkan posisi grid 14 atau terakhir. M Faerozi DNS pada race 1. Berjuang kembali, M Faerozi memulai start dengan baik saat race 2 sempat bergabung dengan rombongan depan, sampai akhirnya finish P9.

”Kami memulai rangkaian seri perdana ARRC 2026 dengan optimal, menghasilkan posisi grid menjanjikan. Raihan podium dan poin-poin penting diperoleh sebagai bukti perjuangan para rider di kelas SS600 dan AP250. Ada progress krusial yang terjadi di Sepang, ini mental yang sudah teruji dan pantang menyerah sampai akhir balapan. Langkah selanjutnya memperkuat persiapan dalam waktu sebulan sebelum seri berikutnya di Buriram pada Mei mendatang. Kami harus tetap optimis akan terus improve,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Setelah merampungkan round 1, Candra Hermawan menempati peringkat 6 mengumpulkan 16 poin dan Muhammad Fadhil Musyavi posisi 11 dengan 11 poin klasemen sementara AP250. Di klasemen SS600, Wahyu Nugroho berada di urutan 7 mengoleksi 23 poin dan M Faerozi urutan 12 dengan 7 poin.

Wahyu Nugroho

Hasil seri 1 Sepang cukup menggembirakan, saya mendapatkan poin berharga dalam persaingan ARRC musim ini. Set up motor yang maksimal menjadi evaluasi penting dari balapan di Sepang. Saya akan tetap berupaya pada putaran-putaran berikutnya agar bisa mengulang podium seperti tahun lalu dengan support tim yang solid.

M Faerozi

Start paling belakang namun masih bisa mengambil poin sangat saya syukuri. Untuk itu saya harapkan tidak terkendala problem teknikal agar mampu meraih hasil lebih baik di seri selanjutnya. Masih cukup banyak waktu melakukan perbaikan yang diperlukan karena musim ini masih panjang berjalan.

Candra Hermawan

Senang sekali dua tahun terakhir selalu naik podium di Sepang, dimana tahun lalu saya raih di seri 5 merebut kemenangan race. Di tahap awal musim ini berlangsung baik bagi saya, harapannya konsisten supaya posisi semakin kuat di klasemen. Saya sangat bersemangat dan akan selalu mengerahkan skill secara maksimal untuk mencapai target.

Muhammad Fadhil Musyavi

Setelah mendapatkan starting grid 2, tentunya saya berharap podium tapi karena insiden jadi DNF race 1. Tapi saya tidak patah semangat untuk bangkit lagi di race 2 yang menghasilkan poin. Seri 1 ini menjadi pelajaran berharga buat saya supaya terus maju untuk hasil lebih baik.(*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda