TAHUN Baru 2021 tinggal menghitung hari. Sebentar lagi kita meningalkan Tahun 2020. Nah, kini saatnya pelanggan setia Honda mengganti motor kesayangan. Ada sepeda motor terbaru Honda, yaitu ADV150, sepeda motor juara yang jadi andalan untuk touring.
Astra Motor Kalbar, sebagai main dealer sepeda Motor Honda di Kalbar, memberikan promonya di mana hanya dengan Tanda Jadi mulai Rp2,9 juta saja, konsumen bisa membawa pulang Honda ADV150.
"Selain itu gratis 3X angsuran sehingga hemat hingga Rp4,7 juta. Promo ini berlaku untuk area Pontianak. Segera kunjungi dealer Honda terdekat di Kota Pontianak," papar Prastya Agusta, Marketing Promotion Astra Motor Kalbar.
Honda ADV 150 merupakan formula baru dari Honda buat menanggapi pasar skuter matik (skutik) yang berubah cepat dan ketagihan hal-hal baru. Indonesia dijadikan lokasi tes pasar, bila sukses bukan tidak mungkin ADV 150 bakalan menggelinding di negara lain.
Desain skutik ini banyak terinspirasi motor besar (moge) X-ADV 750 yang meluncur di Indonesia pada April 2019 dengan harga Rp450 jutaan. Saat ADV 150 diluncurkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, banyak mata terbuka lebar sambil menyadari bahwa Honda lagi menyiapkan klan baru skutik petualang yang bisa jadi belum berakhir di pilihan mesin 150 cc.
Walau mesinnya jauh lebih kecil ketimbang X-ADV 750, desain ADV 150 dikemas serius dan punya kesan bisa bergaul lebih akrab sama CRF150L ketimbang Beat Street.
Satu hal yang mesti dipahami ADV 150 punya platform dan mesin yang mirip PCX 150. Bisa dikatakan ADV 150 merupakan variasi desain keempat PCX 150 setelah versi hybrid dan listrik muncul pada tahun lalu.
Skutik yang dijual mulai Rp33,5 juta ini juga punya berbagai elemen penunjang yang mendukung konsep skutik petualang, misalnya instrument cluster bergaya moge petualang, tameng angin yang bisa diatur naik-turun manual, dan ban semi dual purpose.
Fitur-fitur itu berguna saat touring di rute sejauh 254 km yang disediakan AHM dengan estimasi total perjalanan ditempuh lebih dari lima jam. Rute yang dipilih start dari Kuta lantas mengarah ke tengah, area perbukitan di Pulau Bali, sampai akhirnya kembali ke Kuta.
Bila dipandangi, ADV 150 mungkin punya kesan berukuran besar -dimensi sebenarnya panjang 1,95 m, tinggi 1,153 m, dan lebarnya 763 cm. Meski begitu menaiki motor dengan tinggi jok 795 cm ini tak begitu sulit buat seseorang pengendara tinggi badan 168 cm.
Setelah di atas motor, sebagian telapak kaki jinjit, namun bisa menapak sepenuhnya bila posisi duduk sedikit maju ke depan jok. Jok di bagian depan didesain menyempit jadi bikin kedua kaki tidak terbuka terlampau lebar.
Posisi berkendara seperti itu membantu mengontrol bodi motor waktu macet yang bikin kaki sering turun sampai ke aspal.
Posisi berkendara di ADV 150 tidak bisa santai sampai selonjoran seperti PCX 150. Ruang kakinya terbilang tidak terlalu lebar, jadi buat yang ingin berdiri waktu lagi melintasi jalan rusak mesti waspada sama hal itu.
Di antara kerumunan motor lain waktu macet, ADV 150 terlihat dominan karena posturnya yang tinggi. Setang fat bar lebar yang dipegang biker desainnya mirip motor trail, komponen ini bikin enteng manuver namun perlu waktu buat adaptasi sebab saya sendiri belum pernah merasakan sensasi membawa skutik jangkung, pakai 'ban tahu', dan setang lebar. (mul)