Ketapang post author Kiwi 26 Juli 2026

Car Free Day Ketapang Tak Sekadar Olahraga, Kini Jadi Pusat Layanan Publik dan Penggerak UMKM

Photo of Car Free Day Ketapang Tak Sekadar Olahraga, Kini Jadi Pusat Layanan Publik dan Penggerak UMKM

KETAPANG,SP – Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ketapang kini tak lagi sekadar menjadi ruang berolahraga setiap akhir pekan. Pemerintah Kabupaten Ketapang mulai menjadikan kawasan bebas kendaraan bermotor tersebut sebagai pusat pelayanan publik, penggerak ekonomi masyarakat hingga ruang interaksi sosial yang semakin hidup.

‎Minggu pagi (26/7/2026), sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, ruas jalan mulai dari Taman Kedondong hingga Simpang Tiga Jalan HOS Cokroaminoto kembali dipadati ribuan masyarakat yang memanfaatkan pelaksanaan Car Free Day. Selama tiga jam, kawasan tersebut ditutup sementara dari lalu lintas kendaraan bermotor dan berubah menjadi ruang publik yang dipenuhi aktivitas warga.

‎Masyarakat dari berbagai kalangan tampak menikmati suasana pagi dengan berjalan santai, jogging, bersepeda, mengikuti senam bersama, hingga sekadar berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Kawasan yang biasanya dipenuhi kendaraan bermotor berubah menjadi ruang yang lebih sehat, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki.

‎Di tengah ramainya aktivitas masyarakat, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., hadir dan membaur bersama masyarakat. Ia berjalan menyusuri kawasan Car Free Day, menyapa masyarakat, berbincang santai dengan pengunjung, serta berinteraksi dengan anak-anak, remaja, hingga para orang tua yang menikmati suasana akhir pekan.

‎Momentum Car Free Day kali ini juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Bupati turut menghadiri peluncuran layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Halaman Gedung Pancasila.

‎Peluncuran layanan ini menjadi langkah awal menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Car Free Day.

‎Ke depan, setiap pelaksanaan CFD akan menghadirkan berbagai pelayanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Mulai dari perekaman KTP elektronik, pelayanan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), aktivasi IKD, hingga berbagai layanan administrasi kependudukan lainnya.

‎Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mendekatkannya ke ruang aktivitas masyarakat.

‎Tidak hanya pelayanan administrasi, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menghadirkan layanan kesehatan gratis. Di kawasan depan Cafe Nuba, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang membuka pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

‎Suasana Car Free Day juga semakin hidup dengan hadirnya puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memenuhi sepanjang kawasan kegiatan. Berbagai produk lokal, kuliner, minuman hingga jajanan khas Ketapang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang berkunjung.

‎Untuk mendukung kegiatan CFD ini dan demi kenyamanan bersama, para pelaku UMKM juga berkomitmen untuk menjaga kebersihan dengan menyediakan kantong sampah secara mandiri.

‎Ramainya aktivitas jual beli memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat. Car Free Day kini bukan hanya menjadi ruang olahraga, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

‎Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ketapang ingin menjadikan Car Free Day sebagai ruang publik yang memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat.

‎"Car Free Day bukan hanya ruang untuk berolahraga, tetapi juga ruang kebersamaan, ruang pelayanan, dan ruang tumbuhnya ekonomi masyarakat. Ke depan, setiap pelaksanaan CFD akan menghadirkan berbagai pelayanan publik sehingga masyarakat dapat mengurus administrasi kependudukan, memeriksakan kesehatan, sekaligus menikmati ruang publik yang sehat, nyaman, dan produktif. Bersama-sama kita juga akan menjaga pedestrian, trotoar, taman, serta seluruh kawasan CFD agar menjadi wajah Kota Ketapang yang semakin indah dan membanggakan," ujarnya.

‎Ia juga meyakini kawasan Car Free Day akan terus dikembangkan sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendorong penataan kawasan perkotaan, mulai dari trotoar, taman kota hingga ruang-ruang publik lainnya agar semakin tertata, bersih, nyaman dan menjadi kebanggaan masyarakat Ketapang.

‎Dengan penyelenggaraan Car Free Day secara konsisten, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap ruang publik di pusat kota semakin hidup dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi pusat pelayanan publik, penggerak UMKM, ruang interaksi sosial, serta bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri dan semakin nyaman untuk seluruh masyarakat. (Teo/*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda