Bengkayang post author Kiwi 04 September 2026

Kemarau dan Karhutla Picu Krisis Air, Polres Bengkayang Salurkan Air Bersih

Photo of Kemarau dan Karhutla Picu Krisis Air, Polres Bengkayang Salurkan Air Bersih

Bengkayang,SP- Kemarau panjang yang berlangsung di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, di tengah masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang menyalurkan air bersih kepada warga di Kompleks Residence Bukit Tinggi, Jalan Bukit Tinggi, RT 016/RW 008, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Jumat (4/9).

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai bagian dari penanganan dampak kemarau berkepanjangan yang turut memperburuk kondisi masyarakat di tengah bencana karhutla.

"Kita ketahui bersama selama kurang lebih satu bulan ini kita menghadapi bencana karhutla. Dengan kemarau panjang, fenomena ini juga menyebabkan kita mengalami kekurangan air," katanya saat penyaluran air bersih di Bengkayang, Jumat.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman kebakaran, tetapi juga perlu memperhatikan dampak yang ditimbulkan terhadap kehidupan masyarakat, termasuk terganggunya pemenuhan kebutuhan dasar.

Karena itu, kata dia, Polres Bengkayang bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pencegahan hingga penanganan dampak yang dirasakan langsung masyarakat.

"Pembagian air bersih ini juga merupakan kegiatan preventif dalam menghadapi kemarau yang berkepanjangan," ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air warga, terutama masyarakat yang mulai mengalami keterbatasan sumber air akibat kondisi kemarau yang berlangsung cukup lama.

Selain persoalan air bersih, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama kondisi udara masih terdampak asap karhutla. Warga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai upaya mengurangi paparan asap.

"Mudah-mudahan situasi ini dapat segera berlalu, asap semakin menipis, sehingga setiap hari kita bisa menghirup udara yang segar dan normal kembali," katanya.

Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang Dwi Bertha Meilani turut mendampingi penyaluran air bersih tersebut bersama Tim Satgas Karhutla Kecamatan Bengkayang.

Penyaluran dilakukan dengan berkoordinasi bersama perangkat lingkungan setempat untuk memastikan bantuan air dapat dimanfaatkan warga yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari respons terhadap dampak berlapis yang ditimbulkan kemarau panjang dan karhutla. Selain mengancam lingkungan melalui kebakaran dan asap, kondisi tersebut juga mulai menekan ketersediaan air yang dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(nar)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda