Bengkayang post authorKiwi 27 November 2025

Bupati Bengkayang Tetapkan Enam Desa Model Percepatan Penurunan Stunting

Photo of Bupati Bengkayang Tetapkan Enam Desa Model Percepatan Penurunan Stunting

Bengkayang,SP – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menetapkan enam desa sebagai Desa Model dalam program percepatan pencegahan dan penurunan stunting. Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK) Bupati oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, pada Rabu (26/11/2025) di Hotel Lala Golden Bengkayang.

Langkah ini merupakan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat intervensi pencegahan stunting di tingkat desa melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Tahun ini, kegiatan dilaksanakan dengan mengusung tema Penguatan Peran Remaja dalam Upaya Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting.

Sebanyak enam desa yang ditetapkan sebagai desa percontohan tersebar di tiga kecamatan, yakni Desa Bana dan Desa Sebetung Menyala di Kecamatan Teriak, Desa Setia Budi dan Desa Bani Amas di Kecamatan Bengkayang, serta Desa Bukit Serayan dan Desa Pasti Jaya di Kecamatan Samalantan.

Bupati Sebastianus Darwis menegaskan, bahwa penetapan Desa Model bukanlah sekadar formalitas, tetapi mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan contoh nyata dalam pelaksanaan program pencegahan stunting di masyarakat.

Ia meminta para camat dan kepala desa untuk memastikan seluruh program berjalan dengan konsisten, efektif, dan melibatkan partisipasi masyarakat secara menyeluruh. Menurutnya, keberhasilan percepatan penurunan stunting sangat ditentukan oleh kepemimpinan dan koordinasi lintas sektor.

“Jadikan Desa Model ini sebagai gerakan bersama yang memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan,” ujar Darwis .

Selain pemerintah desa, keterlibatan remaja juga menjadi fokus utama dalam program ini. Bupati menilai remaja memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat mendorong keluarga dan lingkungan sekitar untuk menerapkan pola hidup sehat.

Penetapan enam Desa Model ini diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran dan praktik baik dalam upaya menekan angka stunting. Pemerintah daerah menargetkan keberhasilan desa-desa percontohan ini dapat direplikasi ke desa lainnya guna menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda