Bengkayang post author Kiwi 31 Oktober 2026

Gema Membangun Desa di Karimunting, Bupati Bengkayang Dorong Pembangunan Desa Berbasis Pemberdayaan

Photo of Gema Membangun Desa di Karimunting, Bupati Bengkayang Dorong Pembangunan Desa Berbasis Pemberdayaan

BENGKAYANG,SP - Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mendorong pembangunan desa di Kabupaten Bengkayang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pengembangan potensi unggulan desa.

"Ke depan, pembangunan desa harus bergerak dari pendekatan membangun desa menuju pemberdayaan desa. Bukan hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun manusia, ekonomi, dan kesempatan bagi masyarakat," kata Sebastianus Darwis saat puncak Gema Membangun Desa ke-5 Tahun 2026 di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Bengkayang, Jumat (30/10).

Menurut dia, Kabupaten Bengkayang memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan, UMKM, ekonomi kreatif hingga pariwisata.

Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal agar mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat perekonomian desa.

Ia mencontohkan Desa Karimunting yang memiliki potensi wilayah pesisir, sumber daya alam, budaya, serta pariwisata berbasis alam dan masyarakat. Apabila dikelola secara terpadu dan berkelanjutan, potensi tersebut dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.

Darwis mengatakan karakteristik dan potensi serupa juga dimiliki desa-desa lain di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan dan Kecamatan Sungai Raya yang sama-sama berada di kawasan pesisir Bengkayang.

Karena itu, ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar berbagai program pembangunan dan pemberdayaan dapat diarahkan ke Kabupaten Bengkayang, sehingga potensi desa dapat berkembang dan terhubung dengan rantai pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.

"Kami berharap dukungan pemerintah provinsi agar program dan kegiatan pembangunan dapat diarahkan lokusnya di Kabupaten Bengkayang. Dengan demikian, Gema Membangun Desa tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gagasan kolaborasi yang menghadirkan program nyata bagi pemberdayaan desa dan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat Hendra Bachtiar mengatakan Gema Membangun Desa merupakan upaya pemerintah provinsi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi pembangunan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa.

Pada pelaksanaan ke-5 yang berlangsung 29-31 Oktober 2026 di Desa Karimunting, pemerintah menghadirkan 30 unsur penyedia layanan dari perangkat daerah, instansi pelayanan publik, lembaga, dan mitra pembangunan.

"Layanan tersebut mencakup bidang kesehatan, ekonomi, sosial, pendidikan, ketenagakerjaan, administrasi kependudukan, infrastruktur, hingga kebencanaan," ujarnya.

Di sektor ekonomi, masyarakat mendapatkan layanan konsultasi pertanian, perkebunan dan peternakan, pengolahan hasil perikanan, pelayanan perizinan usaha, sertifikasi halal, hingga promosi produk UMKM dan pariwisata.

Selain itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kalbar juga menggelar operasi pasar dengan menyediakan 1.000 paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng seharga Rp90 ribu per paket.

Pelayanan kesehatan turut dihadirkan melalui pemeriksaan kesehatan dan gigi gratis, layanan dokter spesialis, khitanan massal, fisioterapi, serta konsultasi kesehatan jiwa.

Hendra menjelaskan kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bantuan secara simbolis, antara lain bantuan pasang baru listrik, sembako, sarana kesehatan dan pertanian, bantuan pendidikan, peralatan bagi penyandang disabilitas, bantuan rumah layak huni, bibit tanaman, serta sarana penanganan kebakaran.

Ia mengatakan seluruh aspirasi dan persoalan masyarakat yang dihimpun selama kegiatan akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, mendengarkan aspirasi secara langsung, serta memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa," katanya.

Hendra menambahkan, Desa Karimunting yang menjadi lokasi kegiatan telah berstatus Desa Mandiri dengan skor Indeks Desa Tahun 2025 sebesar 84,57.

Sebelumnya, Gema Membangun Desa telah dilaksanakan di Sambora, Kabupaten Mempawah, Temajuk, Kabupaten Sambas, Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, dan Serimbu, Kabupaten Landak.(nar)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda