Palu,SP – Keseruan GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION kembali berlanjut. Setelah berhasil menuntaskan petualangan serta menyingkap aneka keindahan alam dan budaya dari Makassar hingga Palu sejauh lebih dari 1.100 kilometer pada pekan lalu, kini petualangan Yamaha GEAR ULTIMA di tanah Celebes bersiap mengeksplorasi keindahan Palu, Sulawesi Tengah hingga provinsi Gorontalo.
Sebagai kelanjutan cerita penjelajahan dari Selatan hingga Utara Pulau Sulawesi, pada etape Palu - Gorontalo (11-15/6) Yamaha kembali mengajak para peserta yang terdiri dari blogger/vlogger dan komunitas untuk merasakan langsung performa dan ketangguhan Yamaha GEAR ULTIMA sejauh lebih dari 1.000 kilometer, dengan melewati 5 kabupaten/kota, mulai dari Palu, Donggala, Tolitoli, Buol, hingga Gorontalo.
“Etape perjalanan kedua GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION yang menyusuri Palu hingga Gorontalo, menjadi ladang pembuktian kami berikutnya dalam menegaskan ketangguhan Yamaha GEAR ULTIMA. Berangkat dalam satu spirit yang sama seperti pada etape sebelumnya, kami pun ingin kembali menegaskan keunggulan yang terdapat motor ini, khususnya sebagai teman andalan berkendara yang fleksibel dan multiguna dalam menjawab berbagai kebutuhan konsumen yang terus bergerak dinamis. Atas itu, kami pun berusaha mengekspos seluruh keunggulannya dalam etape perjalanan ini, yang harapannya dapat menjadikan GEAR ULTIMA sebagai partner berkendara yang andal dalam berbagai momen,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Puncak Salena yang Bikin Terlena
GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION mengambil titik petualangan dari kota Palu. Pada hari pertama (11/6), para peserta diajak terlebih dahulu untuk rolling city dan menikmati suasana sore kota Palu dari atas ketinggian puncak Bukit Salena, yang terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan kota Palu yang menawarkan pemandangan alam “5 dimensi”, mulai dari pegunungan, lembah, sungai, teluk, dan lautan yang bikin terlena. Para peserta pun kemudian diajak untuk menghadiri intimate gathering bersama dengan rekan-rekan media dan influencer lokal di Sentral Yamaha Palu.
Dari Palu hingga Nikmatnya Durian Alindau
Pada hari kedua (12/6), para peserta bergegas bersama menuju titik singgah pertama yang berlokasi di desa Alindau, yang terkenal dengan duriannya untuk menguji durabilitas GEAR ULTIMA saat mengangkut hasil panen dengan handle belakang multiguna. Rute menuju kebun durian yang didominasi jalur off-road menjadi playground sempurna untuk menguji ketangguhan rangka, handling, serta performa mesin Blue Core Hybrid 125cc, yang dapat melanggeng mulus dan sempurna tanpa kendala berarti.
Para peserta kemudian kembali bergegas melanjutkan perjalanan menuju desa Ogoamas, Donggala sebagai titik akhir perjalanan di hari kedua. Menempuh perjalanan sejauh lebih dari 280 kilometer, para peserta disuguhkan dengan panorama jalur Pantai Barat dengan medan tanjakan, turunan, dan kelokannya yang sangat ideal untuk menikmati performa maksimal dari Yamaha GEAR ULTIMA.
Kendali Mantap No Debat Sampai Tolitoli
Para peserta kembali bergegas melanjutkan perjalanan menuju kota Tolitoli di hari ketiga (13/6). Perjalanan menuju Tolitoli pun tidak sepenuhnya berjalan mulus. Para peserta kembali ditantang untuk menyusuri berbagai medan menantanga, mulai dari rangkaian 3 jalur pegunungan Ogomolale, Tinombala, Pangi dengan tanjakan dan turunan yang ekstrem, serta medan off-road Bambuan Race. Yamaha GEAR UTLIMA pun kembali menunjukkan ketangguhannya.
Melalui fitur ban bertapak lebar dan posisi berkendara yang proposional Yamaha GEAR ULTIMA mampu memberikan kendali (handling) Mantap No Debat yang memampukan para peserta melibas aneka medan perjalanan dengan lebih mudah dan menyenangkan. Para peserta pun akhirnya berhasil tiba di di dealer Bima Yamaha Motor Tolitoli dan disambut oleh Tari Moduai yang memiliki makna penerimaan.
Eksplorasi Keindahan Tolitoli
Memasuki hari terakhir (14/6), rangkaian perjalanan GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION mengeksplorasi keindahan kota Tolitoli dengan berkunjung ke beberapa destinasi yang ada, salah satunya ada Pulau Sabang Tende, salah satu spot wisata andalan Tolitoli yang terkenal dengan pantai pasir putih dan formasi batuan granit yang masih asri, serta jembatan penyeberangannya yang ikonik. Dari situ, para peserta pun juga menyempatkan diri untuk foto bersama di Bundaran Tugu Cengkeh.
“Touring dari Palu sampai Tolitoli bareng Yamaha GEAR ULTIMA jadi salah satu pengalaman baru yang seru dan berkesan banget buat saya. Jujur bicara jalurnya unik banget, karena sepanjang lebih dari 300 kilometer kita diajak buat susur daerah pesisir yang medan perjalanannya punya banyak hal menarik. Selama perjalanan, banyak sih rintangannya, mulai dari jalur pegunungan sampai jalur off-road. Tapi motor ini rupanya bisa kasih performa yang maksimal dan bikin riding kita jadi semakin pede. Menurut saya, GEAR ULTIMA ini gak hanya layak untuk jadi motor harian saja, tapi juga bisa jadi teman berkendara segala medan yang bisa diandalkan dalam berbagai momen,” ungkap Putut, peserta GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION Etape Palu - Gorontalo.
Perjalanan dari Tolitoli menuju Gorontalo dilanjutkan oleh teman-teman komunitas dan YRA lokal Tolitoli. Etape kedua GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION pun resmi berakhir. Perjalanan ini akan terus berlanjut sampai Sulawesi Utara, kota Manado, untuk semakin membuktikan ketangguhan dan kualitas GEAR ULTIMA sebagai skutik multiguna andalan keluarga muda Indonesia.