Ponticity post author Kiwi 19 Juni 2026

Pilcadek Fakultas Teknik Untan Masuk Babak Krusial, Tiga Nama Resmi Mendaftar

Photo of Pilcadek Fakultas Teknik Untan Masuk Babak Krusial, Tiga Nama Resmi Mendaftar

PONTIANAK, SP - Proses Pemilihan Calon Dekan (Pilcadek) Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura periode mendatang kini memasuki fase penting setelah batas akhir pendaftaran resmi ditutup pada 17 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber internal yang dinilai kredibel, terdapat tiga nama yang secara resmi telah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon dekan, yakni: Prof. Dr. Herry Sujaini, ST, MT., dari Program Studi Informatika. Prof. Dr. Hj. Henny Herawati, ST, MT, IPM., dari Program Studi Teknik Sipil dan Ir. Elvira, MT, PhD, IPM., dari Program Studi Teknik Sipil.

Munculnya tiga kandidat tersebut memunculkan berbagai analisis di lingkungan internal kampus, khususnya terkait dinamika pemilihan di lingkungan Fakultas Teknik.

Dari pengamatan terhadap pola pemilihan dekan selama beberapa periode terakhir, berkembang pandangan bahwa terdapat semacam kesepakatan tidak tertulis mengenai rotasi kepemimpinan dekan antara dua kelompok program studi utama di Fakultas Teknik, yakni Program Studi Teknik Sipil dan kelompok Teknik Informatika/Teknik Elektro.

Saat ini, jabatan Dekan Fakultas Teknik masih dipegang oleh Slamet Widodo, yang berasal dari Program Studi Teknik Sipil.

Kondisi tersebut memunculkan asumsi di kalangan internal fakultas bahwa estafet kepemimpinan berikutnya berpotensi bergeser kepada kandidat dari rumpun Teknik Informatika atau Teknik Elektro.

Sejumlah sumber di lingkungan fakultas, terutama pihak-pihak yang memiliki hak suara dalam proses pemilihan, disebut telah memahami adanya pola rotasi kepemimpinan yang selama ini berkembang secara informal tersebut.

Berbeda dengan dinamika pemilihan organisasi pada umumnya, proses lobi-lobi politik yang biasanya menjadi warna dalam sebuah kontestasi diperkirakan tidak terlalu dominan dalam Pilcadek kali ini.

Selain karena kultur akademik yang kuat, saat ini para dosen juga sedang disibukkan dengan agenda penutupan perkuliahan semester genap.

Di ruang publik, proses Pilcadek memang menjadi perhatian dan cukup ramai diperbincangkan. Namun di internal fakultas, sejumlah pihak menilai arah hasil pemilihan relatif tidak terlalu sulit diprediksi.

Publik kini menunggu momentum pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2026, untuk melihat apakah pola kesepakatan tidak tertulis mengenai pergiliran kepemimpinan tersebut benar-benar kembali terjadi.

Jika asumsi itu terbukti, maka estafet kepemimpinan Fakultas Teknik diperkirakan akan berpindah dari Slamet Widodo kepada Prof. Dr. Herry Sujaini, sebagai representasi dari rumpun Teknik Informatika.

Menanggapi dinamika tersebut, alumni Fakultas Teknik angkatan 1981, Mei Purwowidodo, menyampaikan bahwa siapapun yang terpilih nantinya diyakini memiliki kapasitas untuk membawa Fakultas Teknik semakin maju.

“Fakultas Teknik Untan selalu memiliki sumber daya manusia yang siap. Siapapun yang menjadi dekan, pada dasarnya semuanya mempunyai kapabilitas dan kapasitas untuk menjadi pemimpin,” ujar Mei Purwowidodo.

Menurutnya, proses Pilcadek harus dilihat sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan akademik yang sehat, sekaligus momentum untuk memastikan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura terus berkembang dengan kualitas kepemimpinan terbaik. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda