Ketapang post authorKiwi 06 Mei 2026

WHW Hormati Proses Hukum, Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Hak Pekerja

Photo of WHW Hormati Proses Hukum, Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Hak Pekerja

KETAPANG, SP – PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (PT WHW) menegaskan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan hukum dalam merespons perselisihan hubungan industrial yang tengah menjadi sorotan.

Perusahaan menyatakan bahwa permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi saat ini sedang diproses sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

PT WHW juga menegaskan sikap kooperatif dalam mengikuti seluruh tahapan proses yang berjalan. Manager Human Resource PT WHW, Yuliani, menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten menjunjung prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta menjaga hubungan industrial yang harmonis.

Hal itu termasuk penghormatan terhadap hak-hak pekerja, seperti kebebasan berserikat dan menyampaikan aspirasi.

“Perusahaan menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan berkomitmen menaati seluruh ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Komitmen tersebut, lanjut Yuliani, turut tercermin dari penghargaan yang diterima perusahaan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 dari Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Buruh Ketapang (AFSPBK) bersama Panitia May Day di Ketapang.

Penghargaan itu diberikan atas penilaian terhadap perusahaan yang dinilai memberikan ruang kebebasan berserikat dan berkumpul. Piagam penghargaan tersebut diketahui dan ditandatangani oleh Bupati Ketapang. AFSPBK sendiri merupakan aliansi yang menaungi sejumlah organisasi buruh, antara lain FSBSPK, SBSI, dan FSPMI.

Selain itu, pada 2025, PT WHW juga menerima penghargaan dari Dewan Pimpinan Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) atas kontribusi dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.

PT WHW meyakini bahwa setiap dinamika dalam hubungan industrial dapat diselesaikan secara konstruktif melalui mekanisme yang berlaku. Perusahaan memastikan akan terus menjalankan operasional secara profesional, transparan, serta menjaga hubungan industrial yang kondusif dengan seluruh pemangku kepentingan. (teo)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda