Ketapang post author Kiwi 15 Oktober 2026

144 Rumah di Bangunsari dan Wonosari Kini Nikmati Listrik, Ketapang Dapat 60 Titik Pemasangan Baru

Photo of 144 Rumah di Bangunsari dan Wonosari Kini Nikmati Listrik, Ketapang Dapat 60 Titik Pemasangan Baru

KETAPANG, SP – Sebanyak 144 rumah di Dusun Bangunsari dan Dusun Wonosari, Desa Banjarsari, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, kini dapat menikmati akses listrik setelah peresmian pemasangan listrik di wilayah tersebut, Selasa (13/10/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di Kabupaten Ketapang. Sebanyak 144 rumah menerima bantuan kWh meter dari PT BGA dan swadaya sehingga masyarakat dapat menikmati listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, hadir bersama masyarakat dalam peresmian tersebut. Ia berharap kehadiran listrik dapat membantu anak-anak belajar pada malam hari, memudahkan aktivitas keluarga, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.

Dalam sambutannya, Alex menegaskan bahwa pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di pelosok. Kebutuhan dasar seperti listrik, jalan, fasilitas pendidikan, dan jaringan internet harus terus diperjuangkan agar masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati kemajuan.

Menurutnya, perjuangan pemerataan listrik di Kabupaten Ketapang mulai membuahkan hasil. Tahun ini, Ketapang mendapatkan 60 titik pemasangan baru listrik desa, terbanyak di Kalimantan Barat, termasuk lima titik di Kecamatan Kendawangan.

Capaian tersebut merupakan hasil perjuangan sejak tahun lalu, ketika pemerintah daerah mendatangi langsung kantor pusat PLN dan kementerian untuk memperjuangkan akses listrik bagi masyarakat di desa-desa yang belum teraliri listrik.

Alex berharap program tersebut terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati listrik. Pemerataan akses listrik ditargetkan berlangsung secara bertahap pada 2028–2029.

Selain listrik, perluasan jaringan internet juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan informasi bagi anak-anak di pedesaan, sekaligus membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi di daerahnya.

Ia menyadari pembangunan menghadapi berbagai tantangan, termasuk efisiensi anggaran. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menyurutkan upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

“Pembangunan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang tinggal di dusun-dusun. Kita akan terus berupaya agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap, sesuai dengan kemampuan dan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Alex juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan di tengah persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan. Ia berharap hujan segera turun agar kondisi lingkungan membaik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman.

Peresmian berlangsung hangat dengan penyambutan adat Dayak dan Jawa sejak dari Tugu Dusun Bagan Cempedak hingga Dusun Bangunsari dan Dusun Wonosari. Penyambutan tersebut mencerminkan kerukunan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman.

Alex mengatakan keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Perbedaan suku dan adat istiadat bukanlah penghalang untuk bekerja bersama, melainkan kekayaan yang dapat mempererat persaudaraan masyarakat Ketapang.

“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Kita semua bersaudara, sebagai satu keluarga besar Kabupaten Ketapang. Mari kita jaga kebersamaan, terus bergotong royong, dan bersama-sama membangun Ketapang agar semakin maju dan mandiri,” katanya.

Peresmian listrik di Dusun Bangunsari dan Dusun Wonosari menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri.

Dengan hadirnya listrik di 144 rumah tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah menjalankan aktivitas sehari-hari dan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan. Pemerintah daerah pun berkomitmen terus memperjuangkan pembangunan yang menjangkau seluruh masyarakat hingga pelosok Kabupaten Ketapang. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda