Ponticity post author Kiwi 15 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Dukung UMKM Go Global, Bawa Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa ke SEATGC 2026 di Malaysia

Photo of Pertamina Patra Niaga Dukung UMKM Go Global, Bawa Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa ke SEATGC 2026 di Malaysia

PONTIANAK, SP – PT Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal (IT) Pontianak memfasilitasi Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa untuk berpartisipasi dalam ajang internasional Southeast Asian Tourist Guides Conference (SEATGC) 2026 di Sibu, Sarawak, Malaysia.

Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi mitra binaan Pertamina untuk memperkenalkan produk tenun dan potensi wisata berbasis budaya lokal kepada pelaku pariwisata dari berbagai negara di Asia Tenggara.

Partisipasi tersebut merupakan bagian dari pilar program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Integrasi Wisata Batulayang Berbudaya.

Agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Sarawak Tourist Guides Association ini mempertemukan pelaku pariwisata dari lima negara di Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang untuk memperluas jejaring dan memperkenalkan destinasi wisata lokal ke pasar internasional.

Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa yang berada di Kelurahan Batu Layang, Pontianak, memiliki potensi wisata yang terhubung dengan kekayaan budaya dan ikon daerah, termasuk Tugu Khatulistiwa.

Melalui partisipasi dalam SEATGC 2026, produk tenun dan daya tarik wisata setempat diharapkan semakin dikenal oleh pelaku industri pariwisata mancanegara. Keikutsertaan ini juga terlaksana melalui kolaborasi dengan asosiasi pelaku perjalanan wisata Indonesia.

Local Hero Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa, Kurniati, menyampaikan apresiasinya atas dukungan berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga IT Pontianak yang telah membuka kesempatan bagi kelompoknya untuk memperkenalkan produk hingga ke luar negeri.

“Dukungan ini mewujudkan mimpi kami untuk membawa produk tenun khas ke pameran luar negeri. Pada 2022, Pertamina membawa produk kami ke ajang Tong Tong Fair di Belanda. Kali ini, pada 2026, saya mendapat kesempatan untuk hadir langsung sebagai delegasi dan mempromosikan karya mitra binaan,” ujar Kurniati Rabu (14/10/2026).

Manager IT Pontianak, Adi Wahyu Christianto, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk mengembangkan potensi masyarakat dan memperluas manfaat ekonomi dari sektor pariwisata berbasis budaya.

“Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa telah dibina oleh Pertamina sejak 2020. Program ini menjadi salah satu fondasi pengembangan integrasi wisata di Kelurahan Batu Layang pada 2026, yang juga mencakup sejumlah destinasi, seperti Tugu Khatulistiwa, Bukit Rel, dan Makam Sultan Abdurrahman,” jelas Adi.

Keikutsertaan Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa dalam SEATGC 2026 sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-8, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta pekerjaan yang layak.

Dukungan terhadap promosi produk dan destinasi lokal diharapkan dapat membuka peluang pasar, memperluas jejaring usaha, dan memperkuat potensi ekonomi masyarakat.

Inisiatif ini juga selaras dengan Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo Subianto, khususnya semangat menjaga keselarasan kehidupan dengan alam dan budaya.

Melalui pengembangan wisata yang berakar pada identitas lokal, Pertamina Patra Niaga berharap kekayaan budaya tenun dan potensi wisata Kelurahan Batu Layang dapat semakin dikenal, dilestarikan, dan dikembangkan sebagai sumber manfaat bagi masyarakat.(din)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda