KETAPANG, SP - Kegiatan Pawai Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan karakter positif dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga momentum usai bulan Ramadan dapat menjadi titik peningkatan kualitas keimanan masyarakat.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo SSTP MSi menyampaikan harapan tersebut ketika melepas peserta Pawai Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dihalaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Jumat (21/3).
Sebanyak 36 kendaraan hias bersama ribuan warga turut memeriahkan pawai yang digelar Pengurus Remaja Islam Masjid (PRIMA)Agung Al-Ikhlas Ketapang, Jumat (21/3).Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ketapang, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, kepala organisasi perangkat daerah, serta masyarakat umum yang antusias menyaksikan dan mengikuti pawai.
Sementara Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir SH dalam sambutannyamenyampaikan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga masyarakat dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan menyambut Hari Raya Idulfitri setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
“Momentum Pawai Takbiran ini merupakan wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Semoga ibadah yang telah kita laksanakan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita,” ujarnya.
Wakil Bupati Jamhuri menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang sangat mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan tradisi keagamaan, seperti pawai takbiran yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.
Wakil Bupati Jamhuri juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islam yang damai dan rahmatan lil ‘alamin selama pelaksanaan kegiatan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan karakter positif dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Ia juga berharap momentum usai Ramadan dapat menjadi titik peningkatan kualitas keimanan masyarakat.
“Setelah sebulan kita melaksanakan ibadah puasa menahan hawa nafsu, mudah-mudahan kita selalu meningkatkan iman kita kepada Allah SWT,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Jamhuri menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Ketapang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, kami mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga kegiatan berjalan lancar dan sukses, serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan saat berpawai,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PRIMA Al-Ikhlas Ketapang sekaligus Ketua Panitia Pawai Takbiran, Dwi Ariwibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk ekspresi rasa syukur atas berkah Ramadan serta menyambut kemenangan kembali kepada fitrah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana syiar Islam denganmengumandangkan kebesaran Allah SWT di ruang publik sekaligus mempererat silaturahmi antar masyarakat.
“Adapun tema Pawai Takbir Keliling ini adalah ‘Sambut Hari Kemenangan Dalam Kebersamaan’,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain pawai, panitia juga menyiapkan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan bagi para pemenang lomba kendaraan hias.
Adapun hasil penilaian dewan juri menetapkan Masjid Babussalam Kalinilam sebagai juara pertama, disusul Yayasan Babussalam Kalinilam sebagai juara kedua, dan Masjid Baitussalam Dalong sebagai juara ketiga.
Pawai takbiran ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat Ketapang dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.(rls)