MEMPAWAH,SP - Untuk Pesisir yang lebih kuat dan lestari. PT Peniti Sungai Purun (PSP) HPI Palm Oil Unit Mempawah berkolaborasi dengan Pejuang (Persatuan Jurnalis Galaherang) lakukan penanaman mangrove di kawasan pantai Tanjung Burung, Kelurahan Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Rabu(08/04).
Penanaman mangrove tersebut juga diikuti
Region Controller HPI POU, Kiajar Rajagukguk, Humas CSR HPI POU, Paulus Nokus, Koordinator EHS Region Wahyudi, Ferry Budi Rakhmad selaku CSR Area, Pemerintah Kelurahan, maupun karang Karang taruna muda insan cita kelurahan Tanjung, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tanjung dan Mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan).
Kegiatan penanaman mangrove tersebut mengangkat tema ”Dari akar untuk negeri, bersama lawan abrasi”.
Dengan laju pengikisan daratan mencapai 15-20 meter per tahun pemukiman warga terancam hilang jika tidak segera dimitigasi.
Menanggapi kondisi darurat tersebut, HPI Palm Oil Unit (POU) melalui anak usahanya, PT Peniti Sungai Purun (PSP), menggelar aksi nyata peduli lingkungan.
Region Controller HPI Palm Oil Unit, Ki Hajar Rajagukguk mengatakan sebanyak 1.000 bibit mangrove yang disiapkan sebagai langkah awal proteksi pesisir dalam rangka mencegah abrasi yang pertahunnya sudah mencapai 15-20 meter pertahun.
“Makannya setelah kita menerima informasi tersebut. Kita turut prihatin dan berupaya untuk berkolaborasi untuk melakukan pencegahan abrasi dengan melakukan penanaman mangrove,”tegasnya.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan ini, merupakan satu diantara langkah pihannya terhadap mencintai lingkungan.
“Mencegah abrasi bukan hanya tanggung jawab individu. Namun itu merupakan tanggung jawab kita semua,”tegasnya.
Humas CSR HPI POU, Paulus Nokus mengucapkan terimakasih atas kolaborasi dalam melakukan penanaman mangrove,. Guna mencegah terjadi abrasi di kawasan pantai Tanjung burung, kelurahan Tanjung.
“Semoga pohon mangrove yang di tanam di kawasan pinggir pantai ini. Bisa menjadi penangkal abrasi,” tegasnya.(ben)