PONTIANAK, SP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak, telah menetapkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak Tahun 2024. Penetapan itu ditentukan berdasarkan hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara yang berlangsung di Harris Hotel Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu, 1 Desember 2024.
Adapun penetapan hasil Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak Tahun 2024 dengan perolehan suara sebagai berikut pertama Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pontianak nomor urut 1 Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T., dan Bahasan, S.H., M.H., meraih suara 203.211 (Dua Ratus Tiga Ribu Dua Ratus Sebelas).
Sementara yang kedua, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pontianak nomor urut 2 Dr. H. Mulyadi, M.Si. dan Harti Hartidjah, S.E., S.H., M.Th., M.Kn., 50.656 (Lima Puluh Ribu Enam Ratus Lima Puluh Enam) suara.
Namun demikian, Ketua KPU Pontianak, David mengatakan untuk penetapan calon terpilih masih harus menunggu beberapa tahapan. "Untuk penetapannya kita masih harus lihat nanti, apakah akan ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau tidak," katanya.
Lebih lanjut dijelaskannya, untuk penetapan tersebut nantinya akan dilihat dari hasil informasi daftar register perkara Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) dari Mahkamah Konstitusi (MK).
Teguh juga menjelaskan, dalam Pilkada 2024 total pengguna hak pilih itu sebanyak 261.182 orang yang terdiri laki-laki 120.047 dan perempuannya 141.135. Sedangkan untuk daftar pemilih tetap (DPT) se-Kota Pontianak total 489.208 yang terdiri laki-laki 239.089 orang dan perempuan 250.119 orang.
"Dengan data yang ada secara keseluruhan antara penggunaan hak pilih dengan DPT, maka partisipasi pada Pilkada Pontianak 2024 sebesar 53 persen," jelasnya.
Ia bersyukur dalam rekapitulasi suara dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), kelurahan dan kecamatan baik secara teknis maupun non teknis prosesnya berjalan dengan lancar dan tanpa adanya kendala yang berarti.
"Ini semua tidak terlepas dukungan semua pihak. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga proses demokrasi di Kota Pontianak berjalan lancar, aman dan kondusif,” papar Teguh.
Dalam Pilkada 2024 di Kota Pontianak terdapat 904 TPS yang tersebar di 29 kelurahan atau enam kecamatan.
David Teguh juga menerangkan, kegiatan rapat pleno terbuka ini merupakan rekapitulasi hasil perhitungan suara untuk pilkada di Kota Pontianak 2024.
“Kita melakukan rekapitulasi dari hasil rekapitulasi yang diperoleh di enam kecamatan se-Kota Pontianak,” jelas dia.
David menambahkan, rekapitulasi di kecamatan ini telah berlangsung selama dua hari setelah proses pemilihan berlangsung. Enam kecamatan tersebut telah menuntaskan hasil rekap pemilihan di Kota Pontianak.
“Sehingga kita bisa merekap untuk di tingkat kota Pontianak hasil pemilihan Pilgub dan Pilwako," imbuhnya.
Selain itu, secara teknis dan non teknis proses rekapitulasi berjalan dengan lancar dan tanpa adanya kendala yang berarti. "Setelah ini kita akan menyampaikan hasil kepada masing-masing paslon, kemudian ada SK juga berupa penetapan hasil pemilihan,” kata dia.
Apresiasi Kinerja
Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto mengapresiasi kinerja penyelenggara Pilkada 2024 dan semua pihak yang telah sukses menjalankan pesta demokrasi yang lancar, aman dan transparan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kinerja KPU dan Bawaslu yang telah bekerja keras memastikan proses demokrasi ini berlangsung dengan baik,” kata Edi.
Ia mengimbau semua elemen masyarakat, termasuk para pendukung pasangan calon, untuk menerima hasil ini dengan lapang dada demi kepentingan bersama.
"Pilkada bukan sekadar kontestasi, tetapi momentum bersama untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Edi juga menyatakan bahwa rekapitulasi ini merupakan puncak dari rangkaian panjang pemilu yang sangat menentukan masa depan Kota Pontianak. Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga suasana kondusif selama proses pemilu berlangsung.
“Saya mengimbau semua elemen masyarakat, termasuk para pendukung pasangan calon, untuk menerima hasil ini dengan lapang dada demi kepentingan bersama. Pilkada bukan sekadar kontestasi, tetapi momentum bersama untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Lanjutkan Pembangunan
Sebelumnya, Calon Wali Kota Pontianak Nomor Urut 1 Edi Rusdi Kamtono mengklaim menang 80,05 persen berdasarkan hasil hitung cepat tim pemenangan, pada Rabu (27/11/2024) malam. Dari data tersebut, pasangan Edi-Bahasan unggul di semua kecamatan.
Total hitungan suara yang masuk di angka 83,52 persen atau 755 TPS dari 904 TPS. Dari angka itu, raihan suara Edi-Bahasan unggul di enam kecamatan atas pasangan Mulyadi-Harti Hartidjah.
Di Kecamatan Pontianak Barat, Edi berhasil meraih 80,8 persen sedangkan Mulyadi di 19,2 persen. Di Kecamatan Pontianak Kota Edi berhasil mendapatkan 83,08 persen sedangkan Mulyadi di angka 16,92 persen. Lalu di Kecamatan Pontianak Selatan Edi berhasil meraih 75,27 persen dan Mulyadi di 24,73 persen.
Kemudian di Kecamatan Pontianak Tenggara Edi berhasil meraih 84,18 persen sedangkan Mulyadi di 15,82 persen. Di Pontianak Timur Edi berhasil meraih 84,58 persen dan Mulyadi di 15,42 persen.
Terakhir di Pontianak Utara Edi berhasil mendapatkan 72,8 persen dan Mulyadi di 27,2 persen. Total keseluruhan Edi berhasil meraih suara di 80,05 persen sedangkan Mulyadi di angka 19,95 persen.
Edi Kamtono dan Bahasan pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada warga Kota Pontianak atas kepercayaan yang diberikan melalui hasil Pemilihan Wali Kota (Pilwako) 2024.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat yang kembali mempercayakan kepemimpinan mereka untuk membangun Pontianak. Tentunya saya bersama Bahasan mengucapkan banyak terima kasih pada warga yang masih ingin mempercayakan kami untuk membangun kota ke depan yang lebih baik. Kita juga mengapresiasi partisipasi masyarakat untuk ikut mensukseskan Pilkada serentak ini,” ujar Edi.
Edi menambahkan bahwa kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi timnya, tetapi juga merupakan amanah besar yang harus dijalankan untuk masa depan Kota Pontianak.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk mewujudkan program-program kerja yang sudah direncanakan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Pontianak,” lanjutnya.
Di sisi lain, tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dalam Pilkada serentak ini turut diapresiasi oleh pasangan calon petahana tersebut. Partisipasi yang aktif dinilai mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi kota.
Dengan kemenangan ini, Edi-Bahasan siap melanjutkan program pembangunan yang telah dimulai di periode sebelumnya, menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, serta penguatan sektor ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan. (ril/dok)