Ponticity post author Kiwi 06 Oktober 2026

Latihan Sejak Mei, Atlet Arung Jeram Pontianak Siap Beraksi di Porprov 2026

Photo of Latihan Sejak Mei, Atlet Arung Jeram Pontianak Siap Beraksi di Porprov 2026 Atlet arung jeram FAJI Kota Pontianak berfoto bersama usai latihan, Selasa (6/10/2026). Sebanyak 14 atlet, terdiri dari tujuh putra dan tujuh putri, dipersiapkan menghadapi Porprov Kalbar 2026 setelah menjalani latihan rutin sejak Mei.

PONTIANAK, SP - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Pontianak terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat (Kalbar) 2026 yang direncanakan berlangsung November mendatang.

Persiapan tersebut telah dilakukan sejak 3 Mei 2026 melalui pemusatan latihan yang digelar secara rutin setiap pekan. Hingga awal Oktober ini, program latihan FAJI Kota Pontianak telah memasuki pekan ke-24.

Sekretaris Umum (Sekum) FAJI Kota Pontianak sekaligus pelatih, Teddy Ismayadi, mengatakan pemusatan latihan menjadi bagian dari persiapan untuk membentuk tim arung jeram yang siap menghadapi persaingan pada Porprov Kalbar 2026.

“Persiapan kami sudah melakukan pemusatan pelatihan sejak 3 Mei 2026 lalu. Sejak tanggal itu kami melakukan latihan seminggu satu kali, di hari Minggu, dari pagi pukul 07.00 hingga pukul 17.00,” kata Teddy kepada Suara Pemred, Selasa (6/10/2026).

Menurut Teddy, latihan dibagi menjadi dua sesi utama. Pada pagi hari, para atlet menjalani latihan fisik mulai pukul 07.00 hingga sekitar pukul 11.00.

Sesi tersebut difokuskan untuk membangun kondisi fisik atlet agar memiliki daya tahan dan kekuatan yang dibutuhkan dalam olahraga arung jeram.

“Dari pukul 07.00 sampai 11.00 anak-anak melakukan pelatihan fisik. Kita bina fisiknya,” ujarnya.

Setelah jeda, latihan kembali dilanjutkan pada sore hari. Mulai pukul 14.00 hingga 17.00, program latihan diarahkan pada teknik permainan.

Latihan teknik tersebut dilaksanakan di kawasan Gertak Satu. Para atlet diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun kekompakan sebagai satu tim.

Teddy mengatakan, konsistensi latihan selama 24 pekan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim. Dalam rentang waktu tersebut, FAJI Kota Pontianak tidak hanya memberikan program latihan, tetapi juga melakukan seleksi terhadap atlet.

Seleksi dilakukan untuk melihat perkembangan dan kemampuan masing-masing atlet, sekaligus menentukan komposisi tim yang akan dipersiapkan menuju Porprov.

Setelah melalui proses tersebut dan menyesuaikan dengan regulasi FAJI pusat, jumlah atlet kini dikerucutkan menjadi 14 orang.

“Jadi minggu kemarin ini sudah minggu ke-24. Dari rentang waktu itu kami juga melakukan seleksi. Sekarang karena regulasi dari FAJI pusat, kami mengerucutkan jumlah atlet menjadi 14 orang, tujuh putra dan tujuh putri,” jelas Teddy.

Dengan demikian, tim arung jeram Kota Pontianak yang dipersiapkan untuk Porprov Kalbar 2026 terdiri dari 14 atlet, dengan komposisi tujuh atlet putra dan tujuh atlet putri. Selain atlet, tim juga akan diperkuat tiga official yang mendampingi persiapan dan pelaksanaan pertandingan.

Komposisi tersebut menjadi hasil dari proses seleksi dan pembinaan yang telah dilakukan FAJI Kota Pontianak selama beberapa bulan terakhir. Para atlet yang terpilih kini difokuskan untuk menjalani persiapan lebih lanjut menjelang pelaksanaan Porprov.

Persiapan FAJI Kota Pontianak tersebut dilakukan di bawah kepengurusan yang dipimpin Ketua Umum FAJI Kota Pontianak, Naufal Ba’Bud. Dukungan kepengurusan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program pembinaan serta persiapan tim menuju ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Teddy mengatakan, waktu persiapan yang masih tersisa akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan para atlet, terutama dari sisi fisik, teknik dan kekompakan tim.

Latihan rutin juga akan menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan 14 atlet yang telah terpilih berada dalam kondisi terbaik ketika memasuki pertandingan.

Menurutnya, olahraga arung jeram tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan teknis dan kerja sama antaratlet. Setiap anggota tim harus mampu menjalankan perannya dan membangun koordinasi selama berada di lintasan.

Karena itu, latihan yang dilakukan FAJI Kota Pontianak tidak hanya berorientasi pada kemampuan individu. Para atlet juga terus dibiasakan untuk membangun komunikasi dan kekompakan sebagai satu tim.

Dengan tersisa waktu menuju pelaksanaan Porprov pada November 2026, FAJI Kota Pontianak akan terus memaksimalkan program latihan. Evaluasi terhadap 14 atlet juga dilakukan secara berkelanjutan untuk melihat perkembangan dan kesiapan mereka menjelang pertandingan.

Teddy berharap proses panjang yang telah dijalani sejak Mei dapat menjadi modal bagi tim arung jeram Kota Pontianak untuk tampil maksimal pada Porprov Kalbar 2026.

“Kami terus melakukan latihan dan pembinaan. Mudah-mudahan dengan persiapan yang sudah berjalan selama ini, anak-anak bisa semakin siap menghadapi pertandingan,” pungkasnya. (din/jee)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda