PONTIANAK, SP - PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan melalui PT Pegadaian Area Pontianak terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui edukasi pengelolaan keuangan dan investasi emas kepada mahasiswa baru Politeknik Aisyiyah Pontianak.
Kegiatan tersebut dikemas melalui kuliah umum bertajuk “Beyond Academic: Politeknik Aisyiyah Pontianak” dengan tema “POLITA Gold Day! Langkah Cerdas dengan Emas MABA POLITA”, yang digelar di Aula Politeknik Aisyiyah Pontianak, Jumat (18/9/2026).
Sebanyak 210 mahasiswa baru Politeknik Aisyiyah Pontianak mengikuti kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli: Beyond Academic” tersebut.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak sejak dini. Materi juga diarahkan untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat serta mengenalkan berbagai pilihan investasi yang dapat mendukung perencanaan keuangan jangka panjang.
Salah satu instrumen yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah emas.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pontianak, Abdul Lafaz Isnainy, mengatakan mahasiswa baru merupakan kelompok generasi muda yang perlu mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak mulai memasuki dunia perkuliahan.
Menurut Abdul, kemampuan mengatur keuangan tidak harus menunggu seseorang memiliki penghasilan besar. Kebiasaan mengatur pemasukan, pengeluaran dan menabung dapat mulai dibangun sejak dini.
“Kami melihat mahasiswa baru sebagai generasi yang memiliki potensi besar untuk menjadi generasi mandiri secara finansial. Karena itu, melalui kegiatan POLITA Gold Day! ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa mengelola keuangan tidak harus menunggu memiliki penghasilan yang besar,” ujar Abdul.
Ia mengatakan, pengenalan emas dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari edukasi mengenai pilihan investasi yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
“Kebiasaan menabung dan merencanakan keuangan dapat dimulai sejak dini, termasuk dengan mengenal emas sebagai salah satu pilihan investasi,” tambahnya.
Abdul menilai kolaborasi antara Pegadaian dan institusi pendidikan menjadi salah satu langkah untuk memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai literasi keuangan.
Menurutnya, edukasi yang diberikan kepada mahasiswa diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, edukasi yang diberikan tidak berhenti di ruang kuliah saja, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa dapat mulai membangun kebiasaan mengatur pemasukan dan pengeluaran, menentukan prioritas, serta mempersiapkan tujuan keuangan untuk masa depan,” katanya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kalimantan, Rinaldi Lubis, mengatakan peningkatan literasi keuangan generasi muda merupakan bagian penting dari kontribusi Pegadaian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan finansial secara bijak sejak bangku pendidikan.
“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan Indonesia. Karena itu, literasi keuangan perlu diperkenalkan sejak bangku pendidikan agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan finansial secara bijak,” tutur Rinaldi.
Ia mengatakan, melalui program Beyond Academic, Pegadaian tidak hanya hadir sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga memberikan edukasi yang diharapkan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Melalui program Beyond Academic, Pegadaian tidak hanya hadir sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga berupaya memberikan edukasi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Rinaldi menambahkan, emas dapat dikenalkan kepada generasi muda sebagai salah satu instrumen dalam perencanaan keuangan jangka panjang. Namun, menurutnya, hal yang lebih penting adalah membangun pola pikir dan kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.
“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa investasi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi merupakan bagian dari perencanaan masa depan,” jelasnya.
Karena itu, mahasiswa didorong untuk terlebih dahulu memahami cara mengelola keuangan dan mengenali pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan.
“Dengan memahami cara mengelola keuangan dan mengenal pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, generasi muda dapat lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan finansial di masa mendatang,” tambah Rinaldi.
Antusiasme mahasiswa baru terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain mendapatkan materi edukasi, peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan memperluas wawasan mengenai pengelolaan keuangan serta pemanfaatan emas dalam perencanaan finansial.
Melalui sinergi dengan Politeknik Aisyiyah Pontianak, Pegadaian berharap program Beyond Academic dapat terus menjadi wadah edukasi bagi generasi muda.
Kegiatan “POLITA Gold Day! Langkah Cerdas dengan Emas MABA POLITA” menjadi salah satu bentuk komitmen Pegadaian dalam mendorong mahasiswa agar mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.
Edukasi tersebut diharapkan turut mendukung lahirnya generasi muda yang semakin memahami pengelolaan keuangan, mampu menentukan prioritas finansial, serta memiliki kesiapan dalam merencanakan masa depan secara lebih baik.(din)