PONTIANAK, SP – Dua mahasiswa Universitas OSO, Irvan Surya dan Yoga Pratama, mengikuti Future Leaders Summit (FLS) 2026 di Depok, Jawa Barat, pada 7–9 Oktober 2026. Keikutsertaan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas OSO ini menjadi kelanjutan perjalanan mereka dalam program pengembangan kepemimpinan mahasiswa tingkat nasional setelah melewati tahapan Regional 5 di Bali.
FLS 2026 merupakan tahapan lanjutan sekaligus puncak rangkaian Future Leaders Camp (FLC) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah untuk memperluas wawasan, mengembangkan kapasitas kepemimpinan, serta membangun jejaring antarmahasiswa.
Forum yang berlangsung di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Bojongsari, Depok, tersebut menghadirkan beragam pembelajaran dan diskusi mengenai kepemimpinan, komunikasi publik, inovasi, kebijakan berbasis data, kewirausahaan, hingga penguatan dampak sosial.
Bagi Irvan Surya, keikutsertaan dalam FLS 2026 tidak sekadar menjadi kesempatan menghadiri forum nasional. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk belajar dari pengalaman mahasiswa di berbagai daerah, bertukar gagasan, dan memahami beragam pendekatan dalam menjalankan kepemimpinan di lingkungan kampus.
“Bagi saya, FLS bukan hanya tentang hadir dalam sebuah forum nasional. Lebih dari itu, ini menjadi ruang untuk belajar dari pengalaman teman-teman dari berbagai daerah, bertukar pandangan, dan melihat bagaimana kepemimpinan mahasiswa dijalankan dengan latar belakang yang berbeda,” ujar Irvan.
Sebagai Presiden Mahasiswa Universitas OSO, Irvan menilai pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk menjalankan perannya di kampus. Interaksi dengan mahasiswa dari berbagai wilayah juga membuka peluang membangun komunikasi dan kolaborasi yang dapat dikembangkan setelah kegiatan berakhir.
“Yang paling penting adalah apa yang bisa kami bawa pulang setelah kegiatan ini. Bukan hanya pengalaman, tetapi juga cara berpikir, relasi, dan pembelajaran yang nantinya bisa diterapkan dalam menjalankan peran kami di kampus,” katanya.
Keikutsertaan Irvan bersama Yoga Pratama, yang menjabat Wakil Presiden Mahasiswa Universitas OSO, menjadi bagian dari upaya keduanya mengembangkan kapasitas kepemimpinan melalui program berskala nasional.
Sebelum mengikuti FLS 2026, keduanya telah melewati tahapan Regional 5 yang berlangsung di Bali. Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai wilayah, berbagi pengalaman, serta memperluas perspektif mengenai kepemimpinan mahasiswa.
Pengalaman tersebut berlanjut dalam forum nasional di Depok. Melalui berbagai sesi pembelajaran dan diskusi, peserta memperoleh ruang untuk memahami tantangan kepemimpinan dari beragam sudut pandang, termasuk pentingnya komunikasi, inovasi, dan pengambilan keputusan yang didukung data.
Bagi mahasiswa yang menjalankan peran dalam organisasi kampus, pembelajaran tersebut dapat menjadi bekal dalam mengelola organisasi, membangun komunikasi dengan mahasiswa, serta merancang kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan perguruan tinggi.
Selain pengembangan kapasitas individu, forum ini juga membuka peluang terbentuknya jejaring antarmahasiswa dari berbagai daerah. Hubungan yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat berkembang menjadi komunikasi dan kolaborasi lintas kampus.
Bagi Universitas OSO, partisipasi Irvan Surya dan Yoga Pratama dalam FLS 2026 diharapkan tidak berhenti pada pengalaman mengikuti kegiatan nasional. Pengetahuan, perspektif, dan jejaring yang diperoleh keduanya diharapkan dapat dibagikan serta dikembangkan di lingkungan kampus.
Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa Universitas OSO untuk memperluas pengalaman di luar lingkungan perguruan tinggi dan mengenal praktik kepemimpinan mahasiswa dalam konteks yang lebih luas.
Dengan berakhirnya rangkaian FLS 2026, pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi bekal bagi Irvan dan Yoga dalam menjalankan peran organisasi mahasiswa serta membuka peluang kolaborasi baru dengan mahasiswa dari berbagai daerah. (din)