PONTIANAK, SP - Pagi itu, Muhammad Arief hanya menenteng ponsel saat keluar rumah. Kopi dibayar lewat QRIS, makan siang dipesan lewat aplikasi, hingga ongkos parkir pun selesai tanpa uang tunai.
Bagi Arief, 29 tahun, hidup di Pontianak, yang semakin terkenal sebagai kota dengan budaya ngopi dan nongkrongnya kuat, pembayaran digital kini makin akrab di kedai-kedai kopi hingga pusat kuliner malam.
“Kalau dihitung-hitung, hampir semua aktivitas saya pakai GoPay. Praktis sekali karena semuanya ada dalam satu aplikasi,” ujarnya saat ditemui Suara Pemred Selasa, 12 Mei 2026 di kawasan Jalan Ahmad Yani Pontianak.
Untuk itu, ujarnya, dompet digital bukan lagi sekadar alat pembayaran, melainkan bagian dari ritme hidup sehari-hari. Ia tidak lagi harus sering membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Namun demikian, Arief pernah berada pada situasi tertentu di mana uang tunai masih dibutuhkan.
Saat ia membeli buah di pasar tradisional, pedagang ternyata hanya menerima uang tunai.
Arief yang seluruh saldonya tersimpan di GoPay akhirnya mencoba fitur tarik tunai tanpa kartu di ATM BRI terdekat.
Dengan jaringan lebih dari 19 ribu ATM dan CRM, BRI kini memungkinkan pengguna GoPay melakukan tarik tunai tanpa kartu di berbagai daerah, termasuk kota-kota luar Jawa seperti Pontianak.
“Walau mengandalkan dompet digital, ada satu waktu, saye tetap membutuhkan uang cash. Ya tidak ada masalah, bisa saja saye penuhi,” papar bapak dua anak ini dengan logat Melayu Pontianak yang kental.
“Fitur ini membantu sekali, apalagi buat saye yang aktivitasnya mobile. Kadang saldo ada di GoPay, tapi tiba-tiba perlu uang tunai. Sekarang tinggal cari ATM BRI terdekat, tidak perlu repot transfer ke rekening dulu,” sambungnya.
Ia menilai kolaborasi antara BRI dan GoPay menunjukkan bahwa layanan keuangan digital di Indonesia semakin matang dan benar-benar memahami kebutuhan masyarakat modern.
“Yang paling terasa itu kemudahannya. Di Pontianak sendiri ATM BRI mudah ditemukan, jadi akses tarik tunainya juga lebih cepat. Menurut saya ini langkah bagus untuk mendukung transaksi digital tanpa meninggalkan kebutuhan uang tunai,” tambah Arief.
Secara umum, bagi masyarakat perkotaan seperti Pontianak, layanan ini dinilai akan semakin memperkuat kebiasaan transaksi digital yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Selain kemudahan transaksi harian, layanan GoPay dan GoPayLater juga semakin diminati karena menawarkan fleksibilitas pembayaran.
Banyak pengguna memanfaatkan fitur tersebut sebagai solusi kebutuhan mendesak, memanfaatkan promo cashback, hingga opsi cicilan ringan yang mempermudah pengaturan keuangan bulanan.
Arief sendiri mengaku cukup terbantu dengan berbagai fitur yang tersedia dalam ekosistem digital tersebut. Meski demikian, ia tetap berusaha menggunakan layanan keuangan digital secara bijak.
“Menurut saya teknologi itu memudahkan hidup, asal dipakai dengan kontrol yang baik. Yang penting kita tetap disiplin mengatur pengeluaran,” katanya sambil tersenyum.
BRI memang memperkenalkan layanan Cardless Cash Withdrawal atau tarik tunai tanpa kartu bagi pengguna GoPay melalui jaringan ATM dan CRM BRI di seluruh Indonesia.
Direktur Teknologi Informasi BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan, infrastruktur jaringan luas yang dimiliki BRI menjadi fondasi utama keberhasilan layanan tersebut.
“Melalui konsep jaringan terbuka dan terintegrasi, BRI memperkuat ekosistem keuangan digital nasional,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan infrastruktur tersebut memudahkan masyarakat untuk tetap memiliki akses terhadap kebutuhan uang tunai di berbagai daerah yang mereka kunjungi.
Selain itu, sistem interoperabilitas yang dimiliki juga mendukung transaksi yang berjalan lancar dan aman, termasuk integrasi ke jaringan ATM bank lain yang tergabung dalam jaringan Link.
Sementara itu, Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius menegaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat Indonesia.
“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kami dalam menyediakan layanan keuangan inklusif untuk masyarakat. Kini, pengguna GoPay dapat mencairkan saldo mereka secara praktis dan aman di ATM BRI di seluruh Indonesia,” tuturnya.
Di Pontianak, kolaborasi antara BRI dan GoPay menunjukkan bahwa transaksi digital kini bukan lagi tren sesaat.
Ia sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat modern, praktis, cepat, tetapi tetap memberi akses pada kebutuhan uang tunai. (aep mulyanto)