PONTIANAK, SP - Kalimantan Barat (Kalbar) dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Fashion Show Fatmawati Trophy 2026 Regional Kalimantan yang digelar di Hotel Golden Tulip, Kota Pontianak, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang merupakan agenda nasional DPP PDI Perjuangan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno ini mempertemukan peserta dari Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Ketua Panitia, Maria Lestari, S.Pd., M.H., yang juga Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, mengatakan Fatmawati Trophy bukan sekadar ajang peragaan busana, melainkan wadah bagi para desainer untuk menghadirkan karya kebaya dan kerudung yang terinspirasi dari semangat perjuangan, nasionalisme, serta nilai-nilai luhur Ibu Fatmawati Soekarno.
"Melalui kompetisi ini, para peserta diajak memadukan kekayaan budaya Nusantara dengan sentuhan modern sehingga melahirkan karya fesyen yang berkarakter dan memiliki makna," ujarnya.
Menurut Maria, penyelenggaraan Fatmawati Trophy merupakan bentuk penghormatan kepada Ibu Fatmawati Soekarno sebagai penjahit Bendera Pusaka Merah Putih sekaligus sosok perempuan pejuang yang memberikan teladan melalui semangat, kreativitas, dan dedikasinya bagi bangsa Indonesia.
Ia menilai kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Barat sebagai tuan rumah Regional Kalimantan menjadi bukti besarnya potensi daerah dalam pengembangan industri kreatif, khususnya di bidang fesyen dan pelestarian budaya.
"Ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Barat. Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong lahirnya karya-karya kreatif sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya dan identitas bangsa," katanya.
Maria juga menegaskan bahwa pemilihan Kalimantan Barat memiliki makna historis yang kuat. Daerah ini menjadi saksi berbagai peristiwa penting dalam perjalanan bangsa, di antaranya Tragedi Mandor Berdarah pada 28 Juni 1944 yang menelan ribuan korban pada masa pendudukan Jepang.
Selain itu, Kalimantan Barat juga melahirkan tokoh nasional Sultan Hamid II atau Syarif Abdul Hamid Alkadrie, perancang Lambang Negara Garuda Pancasila yang turut menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan tersebut selaras dengan semangat yang ingin dihadirkan melalui Fatmawati Trophy, yakni menghidupkan kembali keteladanan, keberanian, kepemimpinan, dan semangat gotong royong yang diwariskan Ibu Fatmawati kepada generasi muda, khususnya perempuan Indonesia.
"Fatmawati Trophy bukan hanya tentang keindahan desain busana, tetapi bagaimana setiap karya mampu menghadirkan semangat perjuangan, kesederhanaan, kemanusiaan, dan kecintaan terhadap tanah air," tuturnya.
Maria berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi para desainer dan generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, serta memperkuat persatuan bangsa melalui kreativitas yang berakar pada budaya Indonesia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dewan juri, pemerintah daerah, dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya Fashion Show Fatmawati Trophy 2026 Regional Kalimantan.
"Semoga kegiatan ini melahirkan karya-karya terbaik, serta semakin memperkuat semangat nasionalisme dan kecintaan kita kepada Indonesia," pungkasnya. (mul)