Ketapang post author Kiwi 19 Juli 2026

Bupati Minta Pertamina Segera Distribusikan Stok dan Imbau Warga Tak Panic Buying Akibat Kendala Suplai Pertalite

Photo of Bupati Minta Pertamina Segera Distribusikan Stok dan Imbau Warga Tak Panic Buying Akibat Kendala Suplai Pertalite Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si

KETAPANG, SP -  Pemerintah Kabupaten Ketapang bergerak cepat merespons isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang memicu antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., memimpin rapat koordinasi bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda (Kejaksaan, Polres, Kodim), Perangkat Daerah terkait, Hiswana Migas, Pertamina, serta para pengelola SPBU untuk mengurai akar permasalahan dan menyusun langkah penanganan. (Senin, 13/07/2026)

Dari hasil rapat koordinasi, Bupati Ketapang menjelaskan bahwa hasil pemantauan dan koordinasi menunjukkan bahwa penumpukan antrean kendaraan di SPBU bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan secara permanen, melainkan murni akibat kendala teknis dalam rantai distribusi jangka pendek dalam beberapa hari terakhir.

"Persoalan utama ada pada keterlambatan suplai dari Jobber induk di wilayah Kalimantan Timur menuju Ketapang karena adanya antrean kapal pengangkut yang cukup padat di Jobber induk. Namun, kami pastikan kapal pengangkut berikutnya dijadwalkan tiba pada hari Rabu dan Sabtu ini," ujar Bupati Ketapang usai memimpin rapat koordinasi.

Selain masalah antrean kapal di Jobber induk, operasional penyaluran dari Jobber Pertamina ke SPBU sempat tersendat pada hari Minggu kemarin karena hari libur operasional. Guna mengatasi masalah tersebut dalam jangka pendek (2-3 hari ke depan), Bupati Ketapang telah menginstruksikan pihak Pertamina dan SPBU untuk mengambil langkah ekstra.

"Saya sudah memerintahkan Pertamina untuk segera mendistribusikan seluruh sisa stok Pertalite yang ada di Jobber lokal Ketapang ke semua SPBU hari ini juga. Kami juga meminta pihak SPBU bekerja ekstra, jika perlu melayani masyarakat hingga malam hari, agar antrean panjang kendaraan bisa segera terurai hari ini," tegas Bupati. Pihak Pertamina juga memastikan bahwa sisa stok yang ada saat ini masih mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat hingga kapal pengangkut baru merapat hari Rabu esok.Pemerintah Kabupaten Ketapang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Bupati menegaskan agar masyarakat tidak berspekulasi atau mempercayai informasi simpang siur yang dapat menimbulkan opini negatif di tengah situasi ini.

Selain penanganan cepat, rapat koordinasi tersebut juga membahas langkah strategis jangka panjang guna mengimbangi laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ketapang yang kian pesat di sektor perkebunan, pertambangan, dan industri. Akses transportasi pun kian terbuka dengan adanya rute penerbangan langsung seperti Jakarta-Ketapang dan Jakarta-Yogyakarta.

Menyikapi mobilitas masyarakat yang terus meningkat, Bupati Ketapang menyatakan bahwa jumlah SPBU yang ada saat ini masih belum ideal, terutama untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah mengusulkan pembangunan 11 SPBU baru ke pihak Hiswana Migas, Pertamina, dan Pemerintah Pusat.

Selain penambahan SPBU, Pemkab Ketapang bersama Pertamina Kalbar juga tengah menyusun pengajuan peningkatan kuota harian BBM ke pemerintah pusat agar pelayanan energi di Ketapang semakin prima dan merata, termasuk mengkaji potensi hadirnya SPBU yang beroperasi 24 jam di masa depan.(ril)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda