KETAPANG, SP – Turnamen futsal paling bergengsi di Kabupaten Ketapang, Jurnalis Ketapang Cup (JKC) Seri XII Tahun 2026 yang memperebutkan Piala Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, resmi dibuka pada Selasa (14/7/2026) malam di Lapangan Crisma Futsal.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP, M.Si unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tamu undangan.
Memasuki penyelenggaraan tahun ke-12 secara berturut-turut, JKC kembali mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Pemerintah Kabupaten Ketapang. Konsistensi turnamen yang digagas Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) ini dinilai menjadi bukti nyata komitmen dalam memajukan olahraga futsal di daerah.
Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi atas keberhasilan AJK yang mampu menjaga keberlangsungan JKC selama 12 tahun.
“Saya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan penyelenggaraan JKC Seri XII. Pencapaian ini tentu bukan hal yang mudah, melainkan bukti nyata kerja keras, kerja sama, dan semangat pantang menyerah seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Menurutnya, JKC telah berkembang menjadi salah satu agenda olahraga yang paling diminati masyarakat Ketapang sekaligus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang futsal.
“Konsistensi ini menunjukkan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan seluruh pihak dalam menghadirkan kegiatan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Bupati menegaskan, olahraga bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter melalui nilai-nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, persatuan, dan saling menghargai.
“Ajang JKC juga menjadi jembatan silaturahmi yang memperkuat kerukunan antarwarga serta meningkatkan semangat sportivitas bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Ia berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet-atlet futsal berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Ketapang di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
“Popularitas futsal di Ketapang saat ini membuka peluang yang sangat besar bagi atlet muda untuk terus berkembang dan berprestasi,” tuturnya.
Alex juga memastikan Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus mendukung pengembangan olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
“Kemajuan olahraga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah yang sehat, produktif, dan berprestasi. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan semoga turnamen ini berjalan sukses hingga selesai,” tutupnya.
Sementara itu, Kajari Ketapang, Ricky Febriandi menegaskan dukungannya terhadap turnamen Futsal JKC Seri XII yang memperebutkan Piala Kajari Ketapang. Diakuinya ini kegiatan positif yang rutin digelar setiap tahun yang tentu akan berdampak positif bagi daerah.
“Kami siap mendukung dan terus bersinergi untuk mensukseskan event olahraga seperti ini,” katanya.
Kajari juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas konsisten rekan-rekan AJK dan panitia pelaksana yang selalu bersemangat dalam menyelenggarakan turnamen tahunan yang bergengsi dan ditunggu-tunggu masyarakat Ketapang.
Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), Theo Bernadhi, mengatakan JKC merupakan agenda tahunan yang secara konsisten telah diselenggarakan selama 12 tahun.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan daerah melalui olahraga, khususnya futsal. Semua ini dapat terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan penuh dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Theo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya JKC Seri XII, terutama Kejaksaan Negeri Ketapang yang terus bersinergi dalam mendukung pelaksanaan turnamen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga JKC dapat terus berjalan secara konsisten dari tahun ke tahun,” ucapnya.
Ia menegaskan, AJK berkomitmen untuk terus menjadikan JKC sebagai kontribusi nyata insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui olahraga.
“Kami meyakini JKC akan terus memberikan dampak positif bagi kemajuan futsal di Ketapang. Kehadiran sejumlah pemain nasional setiap tahunnya menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi talenta-talenta muda daerah untuk terus berkembang dan berprestasi,” pungkasnya. (Teo/*)