Ketapang,SP – Bupati Ketapang menghadiri upacara Pentahbisan Empat Imam Baru Keuskupan Ketapang yang dipimpin Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, di Gereja Paroki St. Martinus Balai Berkuak, Kecamatan Simpang Hulu, Rabu (8/7/2026). Prosesi berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang menyampaikan ucapan selamat kepada para imam yang baru ditahbiskan. Bupati berharap para imam senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan dalam menjalankan panggilan pelayanan serta pengabdian kepada umat.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa hakikat kepemimpinan, baik di lingkungan pemerintahan maupun lembaga keagamaan, adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, setiap amanah yang diemban mengandung tanggung jawab moral untuk menghadirkan manfaat dan kebaikan bagi sesama.
“Sebagai Kepala Daerah, amanah yang saya terima dari masyarakat adalah untuk melayani seluruh warga Kabupaten Ketapang tanpa membeda-bedakan, secara adil dan merata. Kita semua memiliki tanggung jawab di bidang masing-masing untuk menghadirkan pelayanan yang membawa manfaat dan kedamaian bagi sesama,” ujar Bupati Ketapang.
Bupati Ketapang juga menyoroti pentingnya peran para pemuka agama sebagai benteng moral sekaligus pendamping spiritual di tengah masyarakat. Kehadiran mereka dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga keharmonisan sosial serta memperkuat nilai-nilai persaudaraan di tengah berbagai tantangan zaman.
Lebih lanjut, Bupati Ketapang mengajak seluruh pemuka agama, tokoh adat, dan elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Ketapang merupakan kekayaan yang harus dirawat dan dijaga melalui semangat persatuan serta gotong royong.
“Mari kita bersama-sama menjaga, merawat, dan membangun Kabupaten Ketapang sebagai rumah besar kita semua. Lewat kerja sama yang erat antara pemerintah, pemuka agama, dan seluruh lapisan masyarakat, kita optimistis dapat mewujudkan cita-cita besar pembangunan yang berkeadilan demi Ketapang yang maju dan mandiri,” ajaknya.
Upacara pentahbisan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Ketapang Daerah Pemilihan II Polonius, S.H., para kepala perangkat daerah, pemuka agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang memadati Gereja Paroki St. Martinus Balai Berkuak.