Ponticity post authorKiwi 27 Mei 2026

Tingkatkan Respons Cepat Ancaman, Lanud Supadio Gelar Latihan Hanlan Anti Penghadangan

Photo of Tingkatkan Respons Cepat Ancaman, Lanud Supadio Gelar Latihan Hanlan Anti Penghadangan

PONTIANAK, SP - Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan pangkalan dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap operasi penerbangan militer, Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio menggelar Latihan Perhanan Pangkalan dengan materi utama Anti Penghadangan yang digelar di seputaran Lanud Supadio Selasa (26/5/2026).

Pelaksanaan latihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam merespons secara cepat dan tepat terhadap ancaman seperti penyusupan, sabotase, teror, maupun gangguan terhadap operasional militer.

Selain itu, latihan juga difokuskan pada peningkatan kemampuan personel dalam menghadapi situasi penghadangan terhadap kendaraan, konvoi, dan unsur pertahanan udara sehingga proses pengamanan serta evakuasi dapat dilakukan secara efektif sesuai prosedur.

Dalam skenario latihan, digambarkan adanya laporan dari Babinpotdirga dan Intel Lanud Supadio terkait keberadaan kelompok bersenjata yang berpotensi mengancam keamanan pangkalan.

Informasi tersebut diteruskan kepada Komandan Lanud (Danlanud) Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono dan ditindaklanjuti dengan pengerahan pasukan Hanlan untuk melaksanakan operasi anti penghadangan.

Berbagai taktik diterapkan dalam latihan ini, mulai dari deteksi dini terhadap potensi ancaman, pengamanan rute pergerakan, penempatan personel pada titik strategis, hingga pelaksanaan komunikasi taktis yang cepat, singkat, dan akurat.

Personel juga dilatih untuk melakukan pengamanan sektor depan, kanan, kiri, dan belakang serta tindakan evakuasi kendaraan utama dari area ancaman sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Untuk mendukung kelancaran latihan, sejumlah perlengkapan telah disiapkan antara lain senjata SS-1 beserta amunisi, rompi antipeluru, helm tempur, dan granat asap.

Melalui kegiatan ini, Lanud Supadio menegaskan komitmennya dalam menjaga kesiapsiagaan satuan, memperkuat koordinasi antar unsur pertahanan, serta memastikan keamanan wilayah dan operasional penerbangan militer tetap terjaga secara optimal. (aep)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda