PONTIANAK–
Pengamat hukum dan kebijakan publik Universitas Panca Bhakti, Pontianak,
Provinsi Kalimantan Barat, Herman Hofi Munawar, menilai aturan imigrasi yang
longgar, telah membuat praktik pelacuran warga asing cukup marak di Malaysia.
Hal
itu dikemukakan Herman Hofi Munawar, Kamis (27/10/2016), menanggapi
Dewinta (41 tahun), warga Singkawang, Kalimantan Barat, divonis dua bulan
penjara karena terbukti jadi pelacur di Melaka, Rabu, (26/10/2016).
Dewinta
ditangkap di sebuah hotel di Melaka, saat melayani pria hidung belang berusia
25 tahun warga Malaysia, pukul 11.30 waktu setempat, Kamis, 13 Oktober 2016.
Herman
Hofi Munawar menilai, masalah pelacuran bagaikan fenomena gunung es. Di
Malaysia, para pelacur asing, biasanya membayar pria lokal RM 5 ribu (Rp13,7
juta) per bulan, untuk dijadikan suami bohongan, agar bisa menekuni profesi
secara aman.
“Tidak
terkecuali pelacur dari Indonesia, seperti Dewinta dari Singkawang. Wali Kota
Singkawang diharapkan segera mengecek, apakah ada warganya yang bernama Dewinta
bepergian ke Malaysia,” kata Herman.
Menurutnya, aturan imigrasi di Malaysia, seorang wanita dan pria asing
yang menikah secara sah dengan warga Malaysia, langsung diberikan visa tiga
bulan, sebelum akhirnya mendapat izin tinggal satu tahun yang bisa diperpanjang
otomatis.
Meski
pelacuran pekerjaan ilegal di Malaysia, tapi para wanita asing tersebut
tidak bisa dihukum dengan menggunakan peraturan imigrasi, karena pernikahan
mereka legal dengan pria Malaysia. Namun, mereka bisa dihukum dengan
menggunakan peraturan asusila. (aju/sut)
Breaking News
- Tiga Gembong Besar 'Oli Palsu' Menghilang, Kasus Edi Chow Jalan di Tempat?
- Rakercab Pemuda Pancasila Pontianak Perkuat Komitmen Mengabdi untuk Masyarakat
- Gelar Silaturahim Akbar, LDII Singkawang Teladani Keluarga Nabi Ibrahim AS Wujudkan Keluarga Hebat Menuju Indonesia Emas 2045
- BPBD Sanggau Gelar Sosialisasi KIE Wilayah Rawan Bencana Tahun 2026
- Empat Golongan Manusia yang Menjadi Hujjah Allah, Menggema dalam Program Sajadah Fajar di Masjid Kubah Merah
- Satreskrim Polres Singkawang Berhasil Bekuk Seorang Penjambret
- Satlantas Polres Singkawang Gelar Operasi Patuh Kapuas 2026
- Tinjau Kemajuan Pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang, Kemenko Infra Apresiasi Akselerasi dan Upaya Percepatan
- Kapolsek Beduai Hadiri Pembukaan Gawai Mpori Semongi Podi I, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya Dayak di Perbatasan
Pengamat: Bersuami Warga Lokal, Modus Pelacur Asing di Malaysia
ILUSTRASI (says.com)