PONTIANAK, SP — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat resmi membuka kegiatan Sertifikasi Ahli K3 Konstruksi di Aula Dinas PUPR Kalimantan Barat, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja konstruksi sekaligus memastikan penerapan standar keselamatan kerja yang optimal di daerah.
Acara pembukaan tersebut diresmikan oleh Kepala Bidang Penataan Ruang dan Jasa Konstruksi, M. Yodha Muhdiya, S.Si., M.Eng., mewakili Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi ini menjadi tahap lanjutan dari rangkaian Pelatihan Ahli K3 Konstruksi yang telah berlangsung intensif selama empat hari, yakni sejak 26 hingga 29 Oktober 2026.
"Kami berharap seluruh materi dan pemahaman yang telah diterima oleh para peserta selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata di dunia kerja. Selain itu, data seluruh peserta pelatihan dan sertifikasi ini nantinya akan diinput secara terintegrasi ke dalam aplikasi PUPR. Hal ini bertujuan agar pendataan tenaga ahli K3 Konstruksi dapat terorganisir dengan baik serta mudah diakses oleh industri kerja maupun marketplace jasa konstruksi," ujar Yodha.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Lembaga Sertifikasi Profesi/Lembaga Pelatihan Kerja (LSP/LPK) GATAKSINDO, Ir. Tirto Admodjo, ST., MT., turut menekankan nilai penting dari kepemilikan sertifikat kompetensi bagi para profesional konstruksi.
Menurutnya, dokumen tersebut bukan sekadar legalitas formal, melainkan bentuk pengakuan resmi atas keahlian di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
"Sertifikat K3 yang diraih merupakan bentuk pengakuan atas kompetensi profesional. Kami menekankan agar komitmen Zero Accident tidak hanya berhenti sebagai slogan belaka, tetapi benar-benar diaplikasikan secara disiplin di lokasi proyek," tegas Tirto.
Kegiatan sertifikasi ini diikuti oleh 31 orang peserta. Seluruh peserta akan melalui serangkaian proses asesmen, penilaian, dan pengujian secara langsung oleh para asesor profesional dari LSP GATAKSINDO.
Melalui penyelenggaraan sertifikasi ini, Dinas PUPR Kalimantan Barat berharap kualitas serta ketersediaan tenaga ahli K3 Konstruksi yang bersertifikat di Bumi Tanjungpura dapat terus meningkat demi mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang aman, handal, dan berkelanjutan. (*)