SANGGAU, SP - Satbrimob Polda Kalbar bersama unsur pengamanan lainnya melaksanakan pengamanan malam penutupan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Tahun 2026 yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026).
Pengamanan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII yang digelar selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026. Kehadiran personel Satbrimob Polda Kalbar bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan penutupan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif.
Mengusung tema "Lestari dan Bermartabat", Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII menjadi momentum penting bagi masyarakat Dayak untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rezeki, serta kebersamaan yang telah diterima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pelestarian adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai luhur agar tetap dikenal serta diwariskan kepada generasi muda.
Di tengah perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan teknologi, pelestarian budaya memiliki peran yang sangat penting. Budaya bukanlah penghalang kemajuan, melainkan identitas yang memperkuat karakter masyarakat dan daerah sehingga tetap memiliki jati diri di tengah perubahan zaman.
Pada malam penutupan, Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur pengamanan yang telah bekerja keras selama pelaksanaan kegiatan. Ucapan tersebut ditujukan kepada personel Polres Sanggau, Kodim 1204/Sanggau, Satbrimob Polda Kalbar, Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau, Satpol PP Kabupaten Sanggau, serta tim pengamanan internal panitia Gawai.
Menurutnya, sinergi, koordinasi, dan dedikasi seluruh pihak menjadi kunci sukses penyelenggaraan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII, sehingga seluruh rangkaian acara, mulai dari pembukaan hingga penutupan, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Danki III Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, Ipda Flayianus Hengki, S.E., mengatakan bahwa kehadiran personel Brimob tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian budaya daerah.
"Kehadiran kami pada malam penutupan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Selain itu, ini juga menjadi bukti nyata dukungan Polri dalam melestarikan budaya daerah agar terus berkembang sebagai warisan yang membanggakan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Melalui momentum ini kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat persatuan, menjaga kerukunan antarumat beragama, antarsuku, dan antargolongan demi mewujudkan Kabupaten Sanggau yang aman, damai, harmonis, dan sejahtera," ujarnya.
Melalui pengamanan yang optimal, Satbrimob Polda Kalbar kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari kekayaan dan identitas bangsa. (*)