SANGGAU,SP – Kondisi infrastruktur di wilayah pedalaman Kabupaten Sanggau kembali menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial (medsos-red) sejumlah video kerusakan jalan dan ambruknya jembatan Temurak Desa Meliau Hilir Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau
Ambruknya jembatan penghubung antar Meliau-Tayan di Desa Meliau Hilir tersebut sudah dilaporkan sebulan yang lalu secara tertulis oleh kepala desa Meliau Hilir kepada Bupati dan PUPR Sanggau. Namun terkesan instansi terkait masih memilih bungkam dan belum memberikan kepastian perbaikan jembatan Temaruk Desa Meliau Hilir tersebut, bahkan untuk meninjau ke lokasi saja seperti enggan.
"Jembatan Temurak itu merupakan satu-satunya akses penghubung pada ruas Jalan Meliau – Tayan. Dan merupakan jalan status kabupaten," ujar Andryanto salah seorang pengguna jalan.
Akibat rusaknya jembatan Temurak ini, Andriyanto mengungkapkan. Aktivitas warga baik itu untuk bekerja, anak anak sekolah menkadi terhambat.
"Untuk dilewati motor saja ngeri-ngeri rasanya, apalagi mobil. Waktu itu ada mobil yang tersangkut dan terperosok,” keluh Andriyanto
Kepala Desa Meliau Hilir, Iwan Apu mengatakan, sebulan yang lalu sejak 1 April 2026 dirinya telah melayangkan surat resmi terkait kondisi jembatan tersebut kepada Bupati Sanggau.
"Dalam surat tersebut, Pemdes meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau untuk segera melakukan perbaikan," kata Iwan.
“Kami sudah bersurat secara resmi kepada Bupati pada awal April lalu dengan harapan ada langkah cepat dari Dinas PUPR. Namun, hingga saat ini memang belum ada tanggapan atau realisasi perbaikan di lapangan,” tambah Iwan saat dikonfirmasi,
Iwan mengungkapkan, sebelum ambruk jembatan tersebut, dirinya dan dibantu berbagai pihak telah berupaya melakukan penanggulangan sementara. Langkah ini diambil secara swadaya agar akses transportasi masyarakat tidak terputus total.
"Namun, karena penanganan tak optimal, maka Jembatan Temurak itu, kembali rusak bahkan saat ini roboh. Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau untuk mempertanyakan rencana tindak lanjut atas laporan kerusakan tersebut," ungkap Kades Meliau Hilir.
Hngga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR Sanggau belum memberikan tanggapan resmi mengenai kendala maupun jadwal perbaikan Jembatan Temurak. Masyarakat berharap Pemkab Sanggau tidak menutup mata, mengingat jembatan tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan akses utama bagi warga di Kecamatan Meliau dan Tayan Hilir. (Dit)