Singkawang post author Kiwi 04 Agustus 2026

DLH Singkawang Perluas Edukasi ke Satuan Pendidikan Tentang Pengelolaan Sampah dan 3R

Photo of DLH Singkawang Perluas Edukasi ke Satuan Pendidikan Tentang Pengelolaan Sampah dan 3R Giat Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Madrasah di Ruang Pertemuan MTsN Singkawang

SINGKAWANG, SP - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang terus berkomitmen untuk memperluas edukasi dan kepedulian lingkungan hingga ke satuan pendidikan.

Menindaklanjuti permohonan resmi dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Singkawang, DLH Kota Singkawang bersama Bank Sampah Serumpun Asoka hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Madrasah di Ruang Pertemuan MTsN Singkawang.

"Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program kokurikuler MTsN Singkawang. Tujuannya untuk membentuk karakter siswa agar peduli, berbudaya lingkungan, serta bertanggung jawab terhadap pelestarian alam sekitar," kata Kepala DLH Singkawang, Emy Hastuti, Selasa (4/8).

Dalam sesi pemaparan, perwakilan dari DLH Kota Singkawang, Meyta Puspitasari, ST selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda menyampaikan materi seputar pentingnya kesadaran memilah sampah dari sumbernya.

Dia juga menekankan pentingnya pengurangan sampah plastik sekali pakai, serta penerapan prinsip 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle di lingkungan sekolah maupun rumah tangga.

"Anak-anak adalah agen perubahan. Jika budaya pilah sampah ditanamkan sejak di madrasah, maka kebiasaan baik ini akan terbawa hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Selain pemaparan teori dari DLH, kolaborasi bersama Bank Sampah Serumpun Asoka Kota Singkawang juga memberikan nilai tambah tersendiri.

Wiwin Yuliana selaku Ketua Bank Sampah memperkenalkan mekanisme pemilahan sampah bernilai guna kepada para siswa.

Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai tata cara penabungan sampah, hingga bagaimana sampah anorganik dapat diolah menjadi produk daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.

"Melalui kegiatan ini, siswa diajak tidak hanya memahami konsep pengelolaan sampah, tetapi juga melihat peluang ekonomi dari sampah yang selama ini sering dianggap tidak berguna," kata Wiwin.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh warga MTs Negeri Singkawang dapat menerapkan budaya pilah sampah secara konsisten di lingkungan madrasah serta menjadi agen perubahan kebersihan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda