Singkawang post author Kiwi 14 Agustus 2026

Dedikasi Menjaga Hutan dan Lahan: Sugianto, Anggota MPA 59 Kelurahan Roban, Raih Penghargaan Terbaik III Wana Lestari 2026

Photo of Dedikasi Menjaga Hutan dan Lahan: Sugianto, Anggota MPA 59 Kelurahan Roban, Raih Penghargaan Terbaik III Wana Lestari 2026 Penyerahan penghargaan Wana Lestari 2026 Kategori MPA di Jakarta

SINGKAWANG, SP - Komitmen dan dedikasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari pemerintah pusat.

Sugianto yang merupakan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA 59) asal Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah berhasil meraih penghargaan sebagai terbaik III Wana Lestari 2026 Kategori MPA.

Penghargaan bergengsi tingkat Nasional dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan (Seksi Wilayah II Pontianak) ini diserahkan secara langsung dalam acara puncak Penyerahan Penghargaan Wana Lestari 2026 di Jakarta.

"Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan konsistensi Sugianto beserta tim MPA 59 di tingkat tapak yang tanpa kenal lelah melakukan patroli pencegahan, penyuluhan kepada masyarakat, hingga pemadaman dini di wilayah Kalimantan," kata Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan XI/Singkawang, Yuyu Wahyudin, Jumat (14/8).

Sementara Sugianto menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan berbagai pihak yang selama ini mendampingi perjuangannya di lapangan.

"Penghargaan ini bukan hanya sekadar untuk saya pribadi, melainkan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh rekan-rekan MPA 59, khususnya di Kelurahan Roban, serta sinergi bersama Balai DalkarhutWilayah Kalimantan," katanya.

Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menjaga langit Kalimantan tetap biru dan bebas dari asap.

Sementara itu, lomba Wana Lestari sendiri merupakan ajang apresiasi tahunan yang diberikan kepada perorangan, kelompok, atau ASN yang berdedikasi dan berprestasi dalam bidang perlindungan, pengawasan, serta pelestarian hutan dan lingkungan hidup.

Capaian Sugianto ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat lokal untuk aktif terlibat dalam gerakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

"Peran MPA 59 terbukti menjadi benteng terdepan (first responder) yang sangat krusial dalam mitigasi bencana Karhutla," ujarnya. (rud)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda