SINGKAWANG, SP - Pemerintah Kota Singkawang memastikan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini ditiadakan.
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kualitas udara yang kurang baik serta efisiensi anggaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat.
“Untuk tahun ini karnaval kita tiadakan. Ini bagian dari efisiensi anggaran yang harus kita lakukan. Namun, bukan berarti semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI berkurang,” kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Jumat (14/8).
Menurutnya, keputusan tersebut juga mempertimbangkan kondisi cuaca dan kualitas udara yang belakangan kurang baik. Pemerintah tidak ingin kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar justru berisiko terhadap kesehatan.
“Kita juga melihat kondisi cuaca dan kualitas udara. Kita tentu harus mengantisipasi jangan sampai kegiatan yang kita laksanakan justru berdampak terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Tjhai Chui Mie menyebutkan, semarak HUT ke-81 RI di Singkawang tetap berjalan melalui berbagai kegiatan. Gebyar HUT RI, misalnya, diisi dengan lomba permainan tradisional dan kegiatan edukatif yang melibatkan pelajar, tenaga kependidikan, OPD hingga TNI dan Polri yang telah digelar kemarin.
“Karnaval ini bukan kita hilangkan, tetapi akan kita alihkan dan kita gabungkan dengan rangkaian perayaan Hari Jadi Pembentukan Kota Singkawang pada Oktober nanti. Jadi masyarakat tetap akan mendapatkan ruang untuk bersama-sama merayakan,” ungkapnya.
Dia berharap masyarakat dapat memahami keputusan tersebut dan tetap menjaga semangat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 RI.
“Kami mohon masyarakat dapat memaklumi. Yang paling penting saat ini kita tetap menjaga kesehatan, kurangi aktivitas di luar rumah dan gunakan masker. Mari kita rayakan kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, aman, sehat, dan tetap penuh semangat,” harapnya. (rud)