SANGGAU. SP - Libertus Toto Martono Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sanggaumewakili Bupati Sanggau membuka kegiatan musyawarah Kabupaten X PMI Kabupaten Sanggau tahun 2026 di Aula Hotel Grand Narita Hotel Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (14/8/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Pengurus PMI Kabupaten Sanggau, Uray Titin Hiswari, Ketua PMI Sanggau, Yohana Kusbariah, pengurus PMI Sanggau, PMI kecamatan se-kabupaten Sanggau, TSR, KSR, panitia Muskab dan undangan lainnya. Muskab ini dilaksanakan untuk pemilihan Ketua PMI Sanggau periode 2026-2031.
Kepala Badan Kesbangpol Sanggau, Libertus Toto Martono menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pmi, para relawan, tenaga kemanusiaan, serta semua pihak yang selama ini telah memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat.
"PMI ini merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran penting dalam membantu pemerintah dan masyarakat, terutama dalam pelayanan kemanusiaan, donor darah, penanggulangan bencana, pertolongan pertama, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
kita menyadari bahwa tantangan kemanusiaan ke depan semakin kompleks. bencana alam, kondisi darurat, kebutuhan darah, persoalan kesehatan masyarakat, hingga berbagai situasi sosial membutuhkan kesiapsiagaan dan kepedulian bersama," ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, lanjutnya. Keberadaan PMI dengan semangat kemanusiaan, kesukarelaan, kenetralan, dan tanpa membeda-bedakan menjadi sangat penting. Oleh karena itu, ia berharap PMI Kabupaten Sanggau kedepan semakin kuat, profesional, responsif, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
"PMI harus terus hadir bukan hanya ketika terjadi bencana atau keadaan darurat, tetapi juga dalam upaya membangun budaya kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," kata Libertus Toto Martono
Ia berpesan siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai pengurus, diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, dedikasi, dan ketulusan.
"Mari kita tempatkan kepentingan masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,"katanya.
Pemerintah Kabupaten Sanggau juga berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan PMI.
"Saya percaya, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, PMI, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia kesehatan, para relawan, dan seluruh elemen masyarakat, berbagai persoalan kemanusiaan dapat kita hadapi dengan lebih baik,"ujarnya.
Khususnya dalam pelayanan donor darah, Kepala Badan Kesbangpol Sanggau Libertus Toto Martono berharap PMI terus mengembangkan inovasi dan memperluas partisipasi masyarakat.
"Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan dan bahkan menyelamatkan kehidupan orang lain. Kepada seluruh relawan PMI, saya juga ingin menyampaikan terima kasih atas ketulusan dan pengorbanan yang telah diberikan. relawan adalah kekuatan utama gerakan kemanusiaan. pengabdian yang dilakukan tanpa pamrih merupakan teladan bagi kita semua,"katanya.
Ia juga berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu membawa PMI Kabupaten Sanggau menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, dan terpercaya serta senantiasa hadir untuk memberikan pelayanan kemanusian kepada masyarakat.
Sementara itu, PMI Kabupaten Sanggau, Uray Titin Hiswari menyampaikan bahwa Muskab bukan sekedar momentum rutin lima tahunan untuk memilih kepengurusan baru, melainkan wadah tertinggi untuk melakukan evaluasi, penataan dan perumusan arah kebijakan strategis kemanusiaan di Kabupaten Sanggau.
Dalam kaitan pelaksanaan Muskab, ia berharap dapat menyelesaikan tiga agenda penting. Pertama menilai hasil kerja Pengurus yang dituangkan dalam laporan pertanggung jawaban masa bakti 2021-2026.
Memilih dan menyusun Kepengurusan PMI Kabupaten Sanggau masa bakti 2026-2031, dimana diharapkan figur Pengurus adalah orang yang benar-benar memihak kepedulian dibidang sosial kemanusiaan, serta mempunyai kesempatan untuk organisasi dan bekerja semata-mata guna membantu meringankan masyarakat yang rentan masalah sosial.
Selain itu, menyusun rencana strategis PMI Kabupaten Sanggau untuk masa bakti 2026-2031, dengan memperhatikan situasi dan kondisi serta permasalahan yang berkembang dengan tetap mengacu kepada program umum dan Renstra PMI Nasional dan PMI Provinsi, agar adanya kesinergian program antara Kabupaten/Kota dan Provinsi.
Atas nama Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Barat, ia menyampaikan ucapan terima kasih Bupati Sanggau yang telah memberikan dukungan penuh kepada PMI Kabupaten Sanggau, sehingga PMI Kabupaten Sanggau dapat memiliki gedung markas yang baru.
"Tak lupa pula Kepada Dinas/Instansi dan Badan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau yang telah menjadi mitra kerja PMI, kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kami, karena dapat terus melibatkan PMI dalam berbagai kegiatan dan tugas-tugas kemanusiaan. Semoga jalinan kerjasama ini dapat terus dilanjutkan secara berkesinambungan,"katanya.
Atas nama Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Barat, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus PMI Kabupaten Sanggau masa bakti sebelumnya, seluruh relawan dan staf operasional yang telah mencurahkan waktu tenaga serta pikiran demi menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. "Dedikasi tersebut adalah pondasi kuat bagi keberlanjutan pelayanan PMI di Kabupaten Sanggau ini,"katanya.
Ditempat yang sama Ketua PMI Kabupaten Sanggau Yohana Kusbariah menyampaikan bahwa musyawarah Kabupaten X Palang Merah Indonesia Kabupaten Sanggau tahun 2026 ini adalah moment yang sangat berarti bagi Pengurus PMI Kabupaten Sanggau masa bakti 2021-2026 telah berakhir.
"Dimana kami menjalankan tugas kemanusiaan selama lima tahun sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Palang Merah Indonesia,"katanya.
Yohana mengakui, dalam perjalanan Kepengurusan PMI Kabupaten Sanggau yang ia pimpin, tidak semuanya berjalan mulus dan baik, dan pasti ada rintangan dan kendala. Termasuk tantangan yang dihadapi bersama dengan pengurus PMI, staf markas, UDD PMI, korps sukarelawan, pengurus PMI Kecamatan se-kabupaten Sanggau.
"Dalam menjalankan tugas Kemanusiaan dalam bidang donor darah, pembinaan Palang Merah Remaja, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan banyak lagi kegiatan serta program-program kerja yang kita lakukan. Yang kita tuangkan dalam laporan Pertanggungjawaban saya dan Pengurus PMI selama lima tahun,"katanya.
Yohana juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau, pengurus PMI Provinsi Kalbar, pengurus PMI Kabupaten Sanggau, Pengurus PMI Kecamatan se-kabupaten Sanggau, staf markas, UDD PMI Kabupaten Sanggau, korps sukarelawan, masyarakat kabupaten Sanggau yang telah mendukung PMI Kabupaten Sanggau dalam pelayanan kemanusiaan.
"Hanya Tuhan yang maha kuasa yang dapat membalas kebaikan bapak ibu sekalian. Saya mohon maaf jika selama periode kami Pengurus PMI Kabupaten Sanggau ada kesalahan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas dan pelayanan bagi masyarakat,"pungkasnya. (Dit)