SINGKAWANG, SP - Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Petrus Yudha Sasmita menerima piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang di Ruang Pasti ke Singkawang Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (18/11).
Penyerahan piagam ini diserahkan langsung Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
"Puji Tuhan saya mendapatkan piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun yang ditandatangani oleh bapak Presiden RI, Joko Widodo dalam hal ini sertifikat dan piagam yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Singkawang,Tjhai Chui Mie," kata Yudha.
Menurutnya penghargaan Tanda Kehormatan SLKS adalah tanda kehormatan pilihan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia (Presiden) kepada para ASN/PNS yang telah melaksanakan tugasnya dengan menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan serta telah bekerja terus-menerus dalam jangka waktu tertentu.
"Merupakan kehormatan dan Kebanggaan bagi setiap ASN/PNS yang menerima piagam Tanda Kehormatan SLKS dengan masa kerja 10, 20 dan 30 tahun tersebut," ujarnya.
Bagi dirinya, penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi dan pemacu kinerja serta meningkatkan integritas yang lebih baik kedepannya dan sebagai pendorong serta contoh teladan yang baik kepada para staf.
"Saya sebagai ASN/PNS Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen menjadi birokrat yang amanah dan bertanggungjawab dalam memiliki tugas dan komitmen yang tinggi untuk mewujudkan layanan yang prima bagi masyarakat," ungkapnya.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengharapkan kedepannya para ASN yang menerima penganugerahan ini agar dapat menambah kapasitas dan kapabilitas dalam menjalankan tugas melayani masyarakat secara profesional serta menjadi suri tauladan bagi ASN lainnya.
"Tanda kehormatan ini agar dijaga, diterima dan dipelihara sebaik-baiknya serta digunakan sebagaimana mestinya, jangan sampai ada anggapan bahwa tanda kehormatan ini hanya dipakai saat penganugerahan ini saja, tetapi kewajiban saudara yang utama adalah menjaga kehormatannya dan mempertahankanya yang tercermin pada kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas kedinasan," katanya.
Dia percaya bahwa penerima penghargaan ini akan mampu menjaga diri dengan sebaik-baiknya serta menghindari hal-hal yang dapat mengurangi atau menghilangkan citra baik mereka sebagai penerima tanda kehormatan ini.
"Yang didalamnya terkandung harapan agar saudara-saudara dapat menjadi tauladan bagi pegawai yang lain, serta panutan bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggal saudara," ujarnya
Menurutnya, penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada seorang ASN memang memiliki implikasi yang sangat luas, baik terhadap pegawai yang bersangkutan maupun lingkungan tempat tugas ataupun tempat tinggalnya.
"Oleh karena itu dalam kesempatan ini, saya mengharapkan kiranya tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya yang telah dianugerahkan, hendaknya menjadi sebuah kebanggaan bagi diri pribadi masing-masing dan benar-benar dapat memberikan nilai kebaikan untuk orang lain dan lingkungan ataupun organisasi dimana saudara bertugas dan terus berikan yang terbaik bagi bangsa, negara dan daerah melalui dedikasi, loyalitas, kejujuran, kecakapan, dan kedisiplinan yang tinggi," pintanya.
Sementara Kepala BKPSDM Singkawang, Zulhiar mengatakan, ASN/PNS yang diusulkan untuk mendapatkan tanda kehormatan SLKS di lingkungan Pemkot Singkawang adalah sebanyak 237 orang.
"Tetapi setelah dilakukan verifikasi dan memenuhi persyaratan hanya berjumlah 208 orang," katanya.
Dengan rincian, masa kerja 30 tahun sebanyak 29 orang, masa kerja 20 tahun sebanyak 26 orang dan 10 tahun sebanyak 153 orang. (rud)