PONTIANAK, SP - Komitmen Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam menertibkan penyaluran BBM subsidi di seluruh wilayah Kalbar mendapat apresiasi dan dukungan dari Aliansi Mahasiswa Kalbar
Rahul, Ketua Forum komunikasi BEM Kalimantan Barat melihat bahwa kepedulian negara terhadap masyarakat kecil dibuktikan dengan pengalokasian dan subsidi yang cukup besar dalam APBN.
Mengacu pada anggaran tahun 2022 bahwa jumlah subsidi lebih dari Rp130 triliun dan sampai dengan Juli 2022 lebih dari Rp61,5 triliun digunakan untuk subsidi energi, diantaranya adalah BBM dan LPG.
"Subsidi disalurkan bagi masyarakat miskin, pengusaha kecil, masyarakat tidak mampu. Jika subsidi tidak diterima yang berhak, maka sama dengan mengambil hak orang yang tidak mampu," katanya Selasa (6/6).
Barang subdisi yang digelontorkan pemerintah menjadi bagian yang sangat penting sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat kurang mampu agar dapat meningkatkan ekonomi menuju sejahtera, sehingga kata dia, seluruh elemen masyarakat Kalbar, khususnya pihak-pihak berkompeten seperti Pertamina dan pihak kepolisian harus tetap konsisten dalam penertiban BBM subsidi.
"Segala upaya penertiban BBM subsidi di Kalbar akan didukung sepenuhnya oleh Aliansi Mahasiswa Kalbar," tegas Rahul.
Hal senada ditegaskan Kordinator BEM se-Kalimantan, Sofiallah. Kata dia, komitmen Kapolda Kalbar untuk menertibkan barang-barang subsidi diantaranya BBM, gas dan pupuk adalah sebagai wujud keberpihakan kepada masyarakat kecil yang mempunyai hak dengan barang subsidi tersebut, sehingga aliansi mahasiswa Kalbar sebagai insan intelek dan kritis tergerak untuk mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya penertiban BBM subsidi di seluruh wilayah Kalbar.
Aliansi Mahasiswa Kalbar mengajak seluruh elemen masyarakat Kalbar untuk mendukung penuh penegakan aturan Perpres 191 Tahun 2014 tentang penyaluran BBM subsidi atau BBM JBT (Jenis Bahan Bakar Tertentu) oleh Kepolisian atau Aparat Penegak Hukum di wilayah Kalimantan Barat, sehingga peruntukan BBM subsidi benar-benar tepat sasaran.
Upaya penertiban BBM subsidi yang sedang bergulir oleh Polda Kalbar dan jajarannya telah dirasakan masyarakat manfaatnya, yang mana kelompok nelayan kecil, organda dan ekspedisi saat ini semakin muda mendapatkan BBM subsidi, tidak lagi antri berlama-lama hingga terganggu melakukan kegiatannya, karena ketersediaan stok di berbagai SPBU semakin membaik.
"Karena selama ini, ada indikasi bahwa penyalahgunaan BBM subsidi telah tersindikasi sehingga stok BBM subsidi dengan mudah dipasok ke kegiatan PETI dan Perusahaan industri lainnya," sebutnya.
Penyalahgunaan BBM subsidi yang merupakan hak-hak masyarakat kecil adalah perbuatan keji, karena menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat miskin, sebab sokongan BBM subsidi yang telah disetting untuk menopang ekonomi mereka diberangus oleh sindikat BBM ilegal.
Dikatakan Sopiallah, rasa peduli kepada masyarakat kecil sebagai pengguna BBM subsidi mendorong Aliansi Mahsiswa Kalbar berkomitmen untuk bekerja sama dengan Polda Kalbar dalam penertiban BBM subsidi.
"Sehingga peruntukannya benar-benar tepat sasaran, kran kebocoran ke PETI dan perusahaan industri di wilayah Kalbar dapat tertutup rapat," pungkasnya. (rls)
Breaking News
- Hanura Yakin Logo Baru Singa Bangkitkan Optimisme Kader Hadapi Pemilu
- Kejati Kalbar Akhirnya Kembalikan Hibah Gedung Parkir Rp19,1 Miliar, Terungkap Pengajuan Dana Hibah Proyek Gedung Parkir pada Tahun 2023 saat Kejati Kalbar dijabat Muhammad Yusuf, Tuai Gelombang Protes Warga
- Dishub Perkuat Pengawasan Lalu Lintas, Cegah Kecelakaan Berulang
- Dua Mahasiswa Universitas OSO Wakili Kalbar di Future Leaders Summit 2026
- Tanggap Bencana Kabut Asap, Pegadaian Bagikan 2.400 Paket Masker dan Suplemen Serentak di 12 Outlet Kalbar
- Gubernur Ria Norsan Buka REI Kalbar Expo 2026, Dorong Kemudahan Kepemilikan Rumah Subsidi
- Perkuat Penanganan Karhutla, Satu Pleton BKO Brimob Tiba di Bengkayang
- Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat Sikapi Karhutla
- Yamaha 135LC Fi Rayakan 20 Tahun, Hadir Edisi Terbatas dan Warna Baru
BBM Subsidi Milik Masyarakat Kecil, Aliansi Mahasiswa Kalbar Apresiasi dan Dukung Penertiban BBM Subsidi
(Kiri-kanan) Kordinator BEM se-Kalimantan, Sofiallah dan Ketua Forum komunikasi BEM Kalimantan Barat, Rahul.