Ponticity post author Kiwi 26 Agustus 2026

Cegah Anemia Ibu Hamil, Dosen Kebidanan Poltekkes Hadirkan Brownies Lemiding dan Jambu Biji di Puskesmas Saigon

Photo of Cegah Anemia Ibu Hamil, Dosen Kebidanan Poltekkes Hadirkan Brownies Lemiding dan Jambu Biji di Puskesmas Saigon

PONTIANAK, SP - Upaya meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pencegahan anemia dilakukan dosen Jurusan Kebidanan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di wilayah kerja Puskesmas Saigon.

Kegiatan bertajuk “Edukasi Gizi untuk Mencegah Anemia pada Ibu Hamil dan Pemberian Brownies Kering Berbahan Kombinasi Lemiding dan Jambu Biji sebagai Alternatif Sumber Zat Besi di Wilayah Kerja Puskesmas Saigon” tersebut dilaksanakan pada 23 Juni 2026 di Aula Puskesmas Saigon.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan melibatkan dosen Jurusan Kebidanan, yakni Henny Fitriani, S.Si.T., M.Keb, Rakhmawati, S.Si.T., M.Keb, serta Arlina Rachmaida, Bdn., M.Keb.

Kegiatan turut bekerja sama dengan Puskesmas Saigon, tenaga kesehatan, kader, serta ibu hamil yang berada di wilayah kerja puskesmas.

Anemia pada ibu hamil menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia tercatat sebesar 27,7 persen. Sementara itu, prevalensi anemia di wilayah kerja Puskesmas Saigon disebut masih cukup tinggi, yakni mencapai 35 persen.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya edukasi mengenai gizi selama kehamilan, khususnya pemenuhan kebutuhan zat besi.

Dalam kegiatan tersebut, ibu hamil diberikan edukasi mengenai anemia, pentingnya zat besi, gizi seimbang, serta pola konsumsi yang dapat mendukung kesehatan selama kehamilan.

Tidak hanya melalui edukasi, tim pengabdi juga memperkenalkan inovasi pangan lokal berupa brownies kering berbahan kombinasi lemiding (Pteridium aquilinum) dan jambu biji.

Lemiding digunakan sebagai salah satu bahan pangan lokal yang berpotensi menjadi sumber zat besi, sementara jambu biji mengandung vitamin C yang berperan dalam membantu penyerapan zat besi.

Produk tersebut dibuat melalui proses standarisasi resep sebelum diberikan kepada peserta.

Brownies kering dipilih sebagai salah satu bentuk pangan alternatif yang diharapkan lebih praktis, mudah dikonsumsi, serta dapat diterima oleh ibu hamil.

Pelaksanaan edukasi berlangsung secara interaktif. Ibu hamil dan kader turut berpartisipasi selama kegiatan, sehingga materi mengenai anemia dan pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan dapat disampaikan secara langsung kepada sasaran.

Tim pengabdi berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pencegahan anemia, terutama pentingnya memenuhi kebutuhan zat besi melalui pola makan bergizi dan seimbang.

Selain itu, inovasi brownies kering berbahan lemiding dan jambu biji diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pangan lokal yang layak konsumsi dan berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan zat besi selama kehamilan.

Kegiatan ini juga diarahkan untuk menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah pada jurnal nasional, sehingga hasil inovasi dan pelaksanaan pengabdian dapat terdokumentasi serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda