Internasional post authorKiwi 25 Mei 2026

Apresiasi Persiapan Haji 2026, Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat Kunjungi Jemaah Asal Kalbar

Photo of Apresiasi Persiapan Haji 2026, Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat Kunjungi Jemaah Asal Kalbar

MAKKAH, SP — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat (Kalbvar) I, Syarif Abdullah Alkadrie, selaku Tim Pengawas Pelaksanaan Haji tahun 2026 melakukan visitasi ke pemondokan jemaah haji asal Kalbar di Hotel Jalal Mutamaiz Makkah, Jumat (22/5/2026) sore.

Kunjungan tersebut disambut hangat Ketua Kloter BTH 17, Aspari dan Petugas Haji Daerah (PHD) Kalbar Kloter 16, H. Sujani dan Miqdad Ahrari.

Kegiatan Visitasi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, visitasi juga dilakukan dalam rangka pemantauan langsung terhadap kesiapan pelayanan jamaah haji Indonesia menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dalam kesempatan itu, Syarif Abdullah Alkadri menyampaikan apresiasi terhadap kinerja petugas haji Indonesia yang dinilainya terus mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah menjelang puncak haji, wukuf di Arafah, pelaksanaan haji Indonesia berjalan lancar dan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Walaupun masih ada beberapa kendala, tetapi secara keseluruhan hasil evaluasi tim pengawas sudah cukup baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan kelancaran pelaksanaan puncak ibadah haji, khususnya saat fase Armuzna di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia, semoga pelaksanaan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina berjalan lancar, seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, serta memperoleh predikat haji mabrur,” tambahnya.

Kehadiran anggota DPR RI tersebut disambut antusias oleh para petugas kloter. Mereka menilai kunjungan itu menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bagi petugas yang tengah menjalankan amanah pelayanan kepada tamu-tamu Allah di Tanah Suci.

Petugas Kloter terus memperkuat koordinasi serta kesiapan layanan, terutama menghadapi fase Armuzna yang dikenal sebagai fase paling padat dan krusial dalam rangkaian ibadah haji.

Selain memastikan aspek layanan, petugas juga terus mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar hotel, memperbanyak istirahat, serta mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual menjelang wukuf di Arafah.

Dengan sinergi antara pemerintah, petugas haji, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dapat berlangsung lebih baik, tertib, aman, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi jamaah Indonesia. (aep)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda