PONTIANAK, SP – Teknologi rehabilitasi robotik menjadi salah satu layanan unggulan Normah Medical Specialist Centre Kuching dalam membantu pasien memulihkan kemampuan gerak dan fungsi tubuh setelah mengalami gangguan kesehatan maupun cedera.
Melalui layanan Robotic Rehabilitation, pasien yang sebelumnya mengalami keterbatasan gerak, bahkan kesulitan menggerakkan anggota tubuh, berkesempatan menjalani proses pemulihan secara bertahap dengan pendampingan fisioterapis profesional.
Chief Executive Officer Normah Medical Specialist Centre, Dato Dr Au Yong Kien Hoe, mengatakan layanan rehabilitasi robotik dikembangkan untuk membantu pasien mengembalikan kemampuan fungsional tubuh hingga mencapai tingkat optimal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
Menurutnya, sejumlah pasien telah merasakan manfaat dari layanan tersebut. Bahkan, ada pasien yang menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani terapi robotik selama 19 hari.
“Pasien-pasien yang mendapatkan layanan rehabilitasi fisioterapi di rumah sakit kami sudah banyak yang merasakan manfaatnya. Hasilnya, ada pasien yang menjalani terapi robotik sudah menunjukkan hasil positif selama 19 hari,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
Dato Dr Au Yong menjelaskan, keberhasilan rehabilitasi tidak hanya bergantung pada penggunaan teknologi, tetapi juga didukung kompetensi terapis, ketepatan metode penanganan, serta keterlibatan pasien dan keluarga selama proses pemulihan.
Departemen Rehabilitasi Normah Medical Specialist Centre didukung tim terapis berpengalaman yang menangani pasien dari berbagai kelompok usia dengan kondisi medis berbeda.
Tim tersebut mencakup fisioterapis dengan keahlian rehabilitasi neurologis untuk pasien dewasa dan anak-anak, rehabilitasi vestibular atau gangguan keseimbangan, serta rehabilitasi berbasis teknologi robotik.
“Bahkan, sejumlah terapis telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mengoperasikan perangkat robotik yang digunakan dalam proses terapi,” ungkapnya.
Sebelum menjalani rehabilitasi, setiap pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dan penilaian menyeluruh. Tahapan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan, tingkat keterbatasan fungsi tubuh, serta kebutuhan pemulihan masing-masing pasien.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tim rehabilitasi menyusun program terapi secara individual. Jenis penanganan dan target pemulihan disesuaikan dengan gangguan yang dialami pasien.
Layanan rehabilitasi mencakup berbagai kondisi neurologis, seperti stroke, penyakit Parkinson, serta cedera otak traumatis akibat benturan maupun kecelakaan.
Selain itu, penanganan diberikan kepada pasien dengan gangguan muskuloskeletal atau masalah pada otot dan tulang, antara lain nyeri punggung, leher, bahu, radang sendi, cedera olahraga, patah tulang, serta cedera otot, ligamen, dan tendon.
Rehabilitasi juga melayani pasien dengan cedera sumsum tulang belakang, gangguan kardiotoraks atau jantung dan dada, termasuk kondisi setelah operasi jantung maupun serangan jantung, serta gangguan pernapasan.
Untuk pasien anak-anak, layanan tersedia bagi mereka yang mengalami cerebral palsy atau lumpuh otak dan keterlambatan perkembangan global (Global Developmental Delay). Sementara pasien dengan gangguan vestibular dan keseimbangan tubuh mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.
Layanan rehabilitasi muskuloskeletal juga mencakup persiapan sebelum dan pemulihan setelah tindakan operasi, seperti penggantian sendi panggul dan lutut, operasi tulang belakang, hingga amputasi.
Dalam menjaga kualitas pelayanan, Departemen Rehabilitasi Normah Medical Specialist Centre secara berkelanjutan mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan serta pengetahuan para terapis.
Pendekatan yang diterapkan mengutamakan prinsip Evidence-Based Practice (EBP), yakni penanganan berdasarkan bukti ilmiah dan hasil penelitian medis terkini. Dengan demikian, program rehabilitasi diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal sesuai kebutuhan dan kondisi klinis pasien.
Dato Dr Au Yong menjelaskan, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan rehabilitasi terlebih dahulu harus memiliki surat rujukan dari dokter spesialis yang menangani (consultant) atau dokter umum.
Setelah rujukan diterima, jadwal konsultasi dan terapi akan diatur sesegera mungkin. Penanganan sejak dini menjadi salah satu pertimbangan penting, terutama bagi pasien yang berdasarkan penilaian medis membutuhkan intervensi rehabilitasi lebih cepat.
Untuk mendukung kebutuhan pasien, Normah Medical Specialist Centre menyediakan beberapa pilihan paket yang mengombinasikan rehabilitasi robotik dengan fisioterapi atau terapi okupasi.
Paket enam sesi ditawarkan dengan harga RM1.685, terdiri atas tiga sesi rehabilitasi robotik dan tiga sesi fisioterapi atau terapi okupasi. Sementara paket empat sesi dibanderol RM1.135, dengan komposisi dua sesi rehabilitasi robotik dan dua sesi fisioterapi atau terapi okupasi.
Harga tersebut merupakan harga paket yang tercantum dalam informasi layanan. Khusus pasien warga negara asing, dikenakan tambahan pajak penjualan dan jasa (SST) sebesar 6 persen.
Layanan rehabilitasi beroperasi Senin hingga Jumat pukul 08.30–16.30, serta Sabtu pukul 08.30–13.00. Pelayanan tidak tersedia pada Minggu dan hari libur nasional.
Melalui perpaduan teknologi robotik, tenaga fisioterapis profesional, dan program terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, Normah Medical Specialist Centre terus mengembangkan layanan rehabilitasi untuk membantu pasien mendapatkan kembali kemampuan fungsional tubuh dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.(din)